Category: Analisa

Kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi China

Pengurangan Produksi Minyak

Berbeda dengan rekan sesama komoditi lainnya yg melemah. OIL menguat tajam sebesar 2% pada perdagangan hari Kamis kemarin ditopang oleh sikap yg diambil Arab Saudi dan Rusia yg melakukan langkah-langkah pengurangan produksi. Untuk menjaga pasokan tetap ketat hingga September dan mungkin berlanjut pada bulan bulan setelahnya.

pengurangan produksi minyak sukarela satu juta barel per hari (bpd) untuk bulan ketiga termasuk September. itu dapat diperpanjang lebih dari itu atau diperdalam.
Produksi Saudi diperkirakan sekitar 9 juta barel per hari pada bulan September.
Sementara Wakil Perdana Menteri Alexander Novak mengatakan Rusia akan memangkas ekspor minyak sebesar 300.000 barel per hari pada September.
Pemotongan yang diumumkan itu mengikuti langkah OPEC+ pada bulan Juni untuk membatasi pasokan minyak hingga 2024.

Di lain tempat, China yg merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia. Melalui bank sentralnya berjanji untuk mengarahkan lebih banyak sumber keuangan ke ekonomi swasta, menunjukkan urgensi baru dari Beijing untuk meningkatkan kepercayaan saat momentum ekonomi melemah dan ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan minyak mentah.

-Brent berjangka naik $1,94, atau 2,3%, di tutup pada level $85,14 per barel.
– West Texas Intermediate naik $2,06, atau 2,6%, di tutup pada level $81,55.

https://www.reuters.com/business/energy/oil-rises-marginally-markets-weigh-inventory-data-us-ratings-downgrade-2023-08-03/

Reserve Bank of Australia (RBA) menerbitkan notulen rapat

Perkiraan Inflasi Tahun Ini

Reserve Bank of Australia (RBA) merilis Pernyataan Kebijakan Moneter (MPS) kuartalan pada hari Jumat. Mengisyaratkan penurunan perkiraan inflasi dan pertumbuhan bank sentral untuk tahun ini.

Hal-hal penting yang diperhatikan :
———-
* Beberapa pengetatan lebih lanjut mungkin diperlukan.
* Dewan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan Agustus, dan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga.
* Risiko-risiko di sekitar inflasi secara umum seimbang, namun banyak bergantung pada ekspektasi inflasi.
* Inflasi bergerak ke arah yang benar, konsisten dengan pencapaian target pada akhir 2025.
* Kebijakan telah diperketat secara signifikan, namun dampaknya belum terasa.
* Dewan mewaspadai kelambatan dalam kebijakan, tekanan finansial yang menyakitkan pada beberapa rumah tangga.
* Dewan ingin mempertahankan keuntungan yang dibuat di pasar tenaga kerja.
* Pengetatan dapat memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap risiko inflasi.
* Memangkas pertumbuhan PDB dan perkiraan inflasi untuk akhir 2023, sebagian besar lainnya tidak banyak berubah.
* Perkiraan PDB akhir 2023 0,9%, akhir 2024 1,6%, akhir 2025 2,3%.
* Perkiraan inflasi rata-rata yang dipangkas pada akhir 2023 3,9%, akhir 2024 3,1%, akhir 2025 2,8%.
* Perkiraan IHK pada akhir 2023 4,1%, akhir 2024 3,3%, akhir 2025 2,8%.
* Memperkirakan pengangguran akhir 2023 3,9%, akhir 2024 4,4%, akhir 2025 4,5%.
* Perkiraan pertumbuhan upah akhir 2023 4,1%, akhir 2024 3,8%, akhir 2025 3,6%.
* Perkiraan mengasumsikan suku bunga tunai sebesar 4,25%, turun menjadi 3,25% pada akhir 2025.
* Pertumbuhan global terlihat jauh di bawah rata-rata selama dua tahun ke depan.
* Prospek untuk Tiongkok telah direvisi lebih rendah, sebuah risiko penurunan untuk harga ekspor.

 

https://www.rba.gov.au/publications/smp/2023/aug/

Kamis Dolar Melemah

Kamis Dolar Melemah

Dolar Amerika di tutup melemah pada perdagangan Kamis kemarin. Meski sempat menguat dan mencetak level tertinggi sejak 3 minggu terakhir.

USD juga mendapatkan tenaga penguatan dari perilaku Dolar juga telah didukung oleh perilaku carry trade. Ketika para pelaku pasar meminjam mata uang dengan suku bunga rendah dan berinvestasi dalam dolar atau aset berbasis dolar yg di anggap memiliki bunga lebih tinggi.

USD juga mendapatkan tekanan “korektif” tadi malam dari BoE yg cenderung mengambang. Namun dirasa lebih “berani” dibandingkan dengan ECB yg cenderung dovish pada minggu lalu.

Sementara data ekonomi makro Amerika semalam juga membantu USD terkoreksi. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik sedikit minggu lalu, sementara PHK turun ke level terendah 11 bulan di bulan Juli di tengah ketatnya pasar tenaga kerja.
– Indeks USD turun sebesarturun 0,039% dan menutup persagangan di kisaran level 102.280 setelah sempat menguat hingga 102.400 di pertengahan sesi Asia.

Sumber:https://www.reuters.com/markets/currencies/dollar-stands-tall-us-economic-resilience-trumps-fiscal-uncertainty-2023-08-03/

 

Info lain >>>Harga Emas Turun Terbebani

minyak amerika mingguan

Minyak Amerika anjlok

U.S. CRUDE STOCKS DOWN 17M bbls LAST WEEK
EIA melaporkan Persediaan minyak mentah Amerika anjlok 17 juta barel minggu lalu. Jumlah penurunan yg sangat jauh lebih banyak Forecast pasar. Di tengah-tengah pemangkasan produksi yang intensif oleh Arab Saudi.
Tetapi stok bensin naik, bahkan ketika persediaan distilat turun lebih dari yang diperkirakan.

Saldo persediaan minyak mentah AS turun 17,049 juta barel selama pekan yang berakhir 28 Juli. Dibandingkan dengan perkiraan penurunan hanya 1,367 juta.

Dalam Laporan Status Minyak Mingguan terbaru. EIA mengatakan input kilang minyak mentah Amerika rata-rata 16,5 juta barel per hari selama pekan yang berakhir 28 Juli – naik 0,04 juta lebih banyak dari rata-rata minggu sebelumnya.

Kilang-kilang beroperasi pada 92,7% dari kapasitas operasinya minggu lalu. EIA menambahkan bahwa produksi bensin juga meningkat minggu lalu menjadi rata-rata 9,8 juta per hari bersama dengan produksi bahan bakar distilat, yang rata-rata 4,9 juta per hari.

Di sisi persediaan bensin, terdapat peningkatan sebesar 1,480 juta barel dibandingkan penurunan sebesar 0,786 juta barel pada minggu sebelumnya. Bensin bahan bakar otomotif adalah produk bahan bakar No. 1 di AS.

Untuk stok distilat, terjadi penurunan sebesar 0,796 juta barel dibandingkan dengan defisit minggu sebelumnya sebesar 0,245 juta barel. Hasil penyulingan disuling menjadi minyak pemanas, diesel untuk truk, bus, kereta api, dan kapal, serta bahan bakar untuk pesawat jet.

info asal : https://www.eia.gov/petroleum/supply/weekly/

Kamis Dolar Melemah

USD Semakin Kuat

USD menguat terhadap mata uang utama pada hari Selasa terbantu oleh melemahnya Yuan dan Dolar Australia. Serta pembacaan mendalam rilis data manufaktur dan konstruksi Amerika yang relatif solid pada bulan Juni. Mengimbangi penurunan lowongan pekerjaan bulan lalu ke level terendah dalam lebih dari dua tahun.

USD sudah bergerak menguat sejak Selasa pagi, di mulai sejak China melaporkan sektor Manufakturnya yg buruk.
Sementara survei ISM.
Penguatan USD terus berlanjut, dibantu oleh keputusan Bank Sentral Australia yg menahan suku bunga.

Di sesi Amerika, USD hanya sempat terayun melemah sebentar sesaat. Setelah data ekonomi makro Amerika dan data ketersediaan lapangan kerja di rilis lebih buruk dari Forecast. Namun pembacaan lebih dalam Manufacturing PMI bulanan Amerika menunjukkan bahwa sektor tersebut terus bertumbuh. Meski dalam tingkat yg moderat.

Data Federal Reserve pada bulan Juni menunjukkan produksi pabrik pulih pada kuartal kedua. Mengakhiri dua penurunan kuartalan.
Sementara survei ISM memberikan penilaian yang sulit terhadap kondisi manufaktur Amerika. Data yang disebut hard data menunjukkan bahwa sektor ini sedang berjalan dengan baik. Data Federal Reserve pada bulan Juni menunjukkan produksi pabrik rebound pada kuartal kedua. mengakhiri dua penurunan kuartalan berturut-turut.
Sementara itu, belanja konstruksi Amerika meningkat dengan solid bulan lalu dan data bulan Mei direvisi lebih tinggi. Didorong oleh pengeluaran untuk proyek-proyek pembangunan perumahan tunggal dan multi-keluarga.

Laporan JOLTS dari Departemen Tenaga Kerja, tetap konsisten dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat. Meskipun Fed menaikkan suku bunga besar-besaran untuk mengurangi permintaan dan hal ini membuat USD kembali naik melanjutkan penguatannya sejak pagi
Terlepas dari ketahanan sektor ketenagakerjaan, para pekerja menunjukkan sedikit keinginan untuk mencari pekerjaan yg lebih baik karena tingkat pengunduran diri turun sebesar 295.000. Akibatnya, tingkat pengunduran diri, yang dipandang sebagai ukuran kepercayaan pasar tenaga kerja. Turun menjadi 2,4% dari 2,6% di bulan Mei.
– Indeks dolar naik 0,344% ke level tertinggi baru tiga minggu.

sumber dari >> sini

Harga emas turun

Harga Emas Turun Terbebani

Harga emas turun 1% pada hari Selasa. Terbebani oleh penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi. Sementara para investor menantikan lebih banyak data ekonomi AS minggu ini yang dapat mempengaruhi sikap kebijakan Federal Reserve.

Harga emas melemah karena kita melihat pergerakan yang lebih tinggi pada dolar AS. Ada juga beberapa aksi ambil untung menjelang laporan nonfarm payroll di minggu ini.

Indeks dolar naik 0,5% ke level tertinggi tiga minggu terhadap mata uang lainnya. Membuat emas menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Imbal hasil Treasury AS naik karena investor memposisikan diri untuk pengumuman pengembalian dana Treasury pada hari Rabu. Dan mengantisipasi lebih banyak ketahanan ekonomi di masa mendatang. Meskipun data pada hari Selasa menunjukkan perlambatan aktivitas. (AS/)

Data pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan AS turun ke level terendah dalam lebih dari dua tahun di bulan Juni. Tetapi tetap pada level yang konsisten dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat.

Sementara itu, manufaktur AS tampak stabil pada level yang lebih lemah di bulan Juli di tengah peningkatan bertahap dalam pesanan baru.

Fokus saat ini bergeser ke laporan utama nonfarm payrolls AS untuk bulan Juli yang akan dirilis pada hari Jumat. Secara keseluruhan payrolls diperkirakan akan naik 200.000 pekerjaan di bulan Juli setelah naik 209.000 di bulan Juni.

Emas mengakhiri bulan Juli dengan kenaikan 2,5% – kenaikan bulanan terbesar dalam empat bulan – didorong oleh harapan bahwa bank-bank sentral utama dunia mendekati puncaknya dengan kenaikan suku bunga di tengah tanda-tanda melambatnya inflasi.
Emas spot turun 1% pada $1.944,29 per ons.
– Emas berjangka AS menetap 1,5% lebih rendah pada $ 1.978,80 per oz.

>>Sumber:https://www.reuters.com/article/global-precious-idUSKBN2ZC1WD

Fitch

Fitch Menurunkan Peringkat Kredit

Fitch

Lembaga pemeringkat Fitch pada hari Selasa menurunkan peringkat kredit utama pemerintah Amerika Serikat. Sebuah langkah yang mengundang respon marah dari Gedung Putih dan mengejutkan para investor. Yang terjadi meskipun krisis pagu utang telah diselesaikan dua bulan yang lalu.

Fitch menurunkan peringkat Amerika Serikat menjadi AA+ dari AAA. Dengan alasan kemerosotan fiskal selama tiga tahun ke depan dan negosiasi pagu utang yang berulang kali gagal yang mengancam kemampuan pemerintah untuk membayar tagihan-tagihannya.

Fitch pertama kali menandai kemungkinan penurunan peringkat di bulan Mei. Kemudian mempertahankan posisi tersebut di bulan Juni setelah krisis pagu utang terselesaikan, dan mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk menyelesaikan peninjauan pada kuartal ketiga tahun ini.

Dengan penurunan peringkat ini, Fitch menjadi lembaga pemeringkat utama kedua setelah Standard & Poor’s yang mencopot peringkat triple A dari Amerika.

Koreksi Dolar

Dolar terkoreksi terhadap berbagai mata uang. Saham berjangka turun dan Treasury futures naik setelah pengumuman tersebut. Namun beberapa investor dan analis mengatakan bahwa mereka memperkirakan dampak penurunan peringkat ini akan terbatas.

Langkah Fitch ini dilakukan dua bulan setelah Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat dan Dewan Perwakilan Rakyat yang dikuasai Partai Republik mencapai kesepakatan pagu utang yang mencabut batas pinjaman pemerintah sebesar $31,4 triliun. Mengakhiri kebuntuan politik selama berbulan-bulan.

Dalam pandangan Fitch, telah terjadi kemerosotan yang stabil dalam standar-standar tata kelola pemerintahan selama 20 tahun terakhir. Termasuk dalam hal fiskal dan utang, terlepas dari kesepakatan bipartisan pada bulan Juni untuk menangguhkan batas utang hingga Januari 2025.

Menteri Keuangan Janet Yellen tidak setuju dengan penurunan peringkat Fitch. Dalam sebuah pernyataan yang menyebutnya “sewenang-wenang dan berdasarkan data yang sudah ketinggalan zaman.”
Gedung Putih memiliki pandangan yang sama, dengan mengatakan bahwa mereka “sangat tidak setuju dengan keputusan ini”.
Ini bertentangan dengan kenyataan untuk menurunkan peringkat Amerika Serikat pada saat Presiden Biden telah memberikan pemulihan terkuat dari setiap ekonomi utama di dunia,” kata sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre.

{Info ini Bersumber dari : cuts-us-governments-aaa-credit-rating}

691187 07072404122013 mega lambai tangan

BIG EVENTS THIS WEEK

5 EVENTS BIG EVENTS THIS WEEK
2 Bank Sentral 3 Laporan Sektor Ketenagakerjaan.
————-
1. RBA tadi siang memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada kisaran 4.10%. Sementara pasar memperkirakan kenaikan sebesar 0.25% dari 4.10% menjad 4.35%. Dan mengambil sikap Wait and See untuk keputusan Suku Bunga selanjutnya (ini mengikuti sikap FED dan ECB).

2. BoE akan memberikan pernyataan mengenai tingkat suku bunga dan pandangan mereka kedepannya pada Kamis. 3 Agustus 2023 pukul 18.00 WIB. Pasar memperkirakan BoE akan menaikan Suku bunga sebesar 25 bps dari 5.00% menjadi 5.25%. Pernyataan dari Andrew Bailey akan sangay dicermati oleh pelaku pasar.

3. Sekitar 1 jam yg lalu, Zona Eropa melaporkan Tingkat Pengangguran menurun yg tipis. Dari 6.5% menjadi 6.4% secara bulanan (laporan dari https://ec.europa.eu/eurostat/en/web/products-euro-indicators/w/3-01082023-ap)

4. Canada juga akan melaporkan kondisi sektor ketenagakerjaannya pada Jumat 4 Agustus 2023 pukul 19.30 WIB

5. Event utama Minggu ini ada pada US NFP, yg akan di rilis bersamaan dng laporan dari Canada. Yaitu pada hari Jumat 4 Agustus 2023 pukul 19.30 WIB.
Pasar memperkirakan terjadi penurunan jumlah pekerjaan sebesar 6000 pekerjaan, dari 209.000 menjadi 206.000 pekerjaan (lihat Forexfactory.com/calendar). Sementara sumber lain menyebutkan Perkiaarn Penyusutan yg lebih besar. Dari 209.00 pekerjaan menjadi 200.000 pekerjaan (MyFxbook.com/forex-economic Calendar)
=========

Event lain

Selain 5 event utama tersebut diatas. Pelaku pasar juga masih akan disibukkan dengan beberapa data lain yg tidak kalah penting sepanjang minggu ini, seperti :
– ISM Manufacturing PMI Amerika (nanti malam pukul 19.30 WIB)
– JOLTS Job Opening Amerika (nanti malam pukul 19.30 WIB)
– ADP NFP (Rabu 2 Agustus 2023 pukul 19.15 WIB)
– CPI Swiss (Kamis 3 Agustus 2023 pukul 13.30 WIB)
– PMI anggota Uni Eropa (Kamis 3 Agustus 2023)
– Jobless Claims Amerika (Kamis 3 Agustus 2023 pukul 19.15 WIB)
– Services PMI Amerika (Kamis 3 Agustus 2023 pukul 21.00 WIB)
Jangan lupakan juga data penting dari Amerika yg selalu mendampingi laporan NFP. Yaitu Average Hourly Earning dan Unemployement Rate.

Menantikan Laporan Keuangan

Menantikan Laporan Keuangan

Wall Street dan saham-saham global naik tipis pada hari Senin sementara harga minyak menguat dan dolar sedikit berubah. Karena para pedagang menantikan laporan keuangan perusahaan dan laporan ketenagakerjaan yang akan dirilis minggu ini. Pendapatan kuartalan yang optimis dari perusahaan-perusahaan dengan pertumbuhan besar termasuk Alphabet (NASDAQ: GOOGL). Dan Meta Platforms serta produsen chip Intel (NASDAQ: INTC) dan Lam Research (NASDAQ: LRCX) juga mendorong sentimen investor.

Hampir 30% dari S&P 500 melaporkan hasil kinerja minggu ini. Indeks ini telah naik hampir 20% untuk tahun ini.
– Dow Jones Industrial Average naik 0,28% menjadi 35.560,19.
– S&P 500 naik 0,15% menjadi 4.589,15.
– Nasdaq Composite bertambah 0,21% menjadi 14.346,02.

Saham-saham Eropa menguat sedikit setelah inflasi zona euro turun lebih jauh di bulan Juli. Karena sebagian besar ukuran-ukuran pertumbuhan harga yang mendasari juga menurun. Pasar melihat ini sebagai tanda yang menenangkan bagi Bank Sentral Eropa (ECB) yang sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri serangkaian kenaikan suku bunga yang brutal.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 naik 0,12%, kenaikan bulanan kedua berturut-turut. Indeks MSCI dari saham-saham di seluruh dunia naik 0,15%.

Kenaikan moderat terjadi meskipun aktivitas manufaktur China turun selama empat bulan berturut-turut di bulan Juli. Karena permintaan tetap lemah di dalam dan luar negeri, survei resmi menunjukkan pada hari Senin.

(Dikutip dari:https://www.reuters.com/markets/global-markets-wrapup-1-pix-2023-07-31/)

Dolar menekan Emas

Emas menguat pada hari Senin

Emas menguat pada hari Senin kemarin. Mencatatkan bulan terbaik dalam empat bulan terakhir dibantu oleh dolar yang lebih lemah. Dan ekspektasi bahwa bank sentral global utama mendekati akhir dari kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Indeks dolar meski semalam melemah. Namun mencatatkan penurunan bulanan kedua berturut-turut, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Data terbaru yang menunjukkan tanda-tanda inflasi yg mereda di Amerika Serikat telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve semakin dekat untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunga tercepat sejak 1980-an.

Menurut CME FedWatch Tools, kemungkinan bahwa Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah tahun ini adalah sebesar 60%.

Saat ini, pelaku pasar berpikir Fed tidak akan bergerak hingga bulan September. Tetapi jika pelaku pasar terus mendapatkan data ekonomi yang kuat, Fed mungkin akan melakukan satu kali kenaikan suku bunga lagi.

Saat ini, pasar emas dan perak sedang menunggu katalis (data) berikutnya… dan jika permintaan dari China mulai pulih. Diperkirakan akan ada lebih banyak kenaikan pada emas dan perak.
– Gold spot naik 0,4% menjadi $1.967,77 per oz.Bullion naik 2,5% sejauh bulan ini.
– Emas berjangka Amerika di tutup naik 0,5% lebih tinggi pada $2.009,20.

(Diberitakan oleh :https://www.reuters.com/article/global-precious-idUSL1N39H1B3)