Harga Emas Turun Terbebani

Harga emas turun

Harga emas turun 1% pada hari Selasa. Terbebani oleh penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi. Sementara para investor menantikan lebih banyak data ekonomi AS minggu ini yang dapat mempengaruhi sikap kebijakan Federal Reserve.

Harga emas melemah karena kita melihat pergerakan yang lebih tinggi pada dolar AS. Ada juga beberapa aksi ambil untung menjelang laporan nonfarm payroll di minggu ini.

Indeks dolar naik 0,5% ke level tertinggi tiga minggu terhadap mata uang lainnya. Membuat emas menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Imbal hasil Treasury AS naik karena investor memposisikan diri untuk pengumuman pengembalian dana Treasury pada hari Rabu. Dan mengantisipasi lebih banyak ketahanan ekonomi di masa mendatang. Meskipun data pada hari Selasa menunjukkan perlambatan aktivitas. (AS/)

Data pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan AS turun ke level terendah dalam lebih dari dua tahun di bulan Juni. Tetapi tetap pada level yang konsisten dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat.

Sementara itu, manufaktur AS tampak stabil pada level yang lebih lemah di bulan Juli di tengah peningkatan bertahap dalam pesanan baru.

Fokus saat ini bergeser ke laporan utama nonfarm payrolls AS untuk bulan Juli yang akan dirilis pada hari Jumat. Secara keseluruhan payrolls diperkirakan akan naik 200.000 pekerjaan di bulan Juli setelah naik 209.000 di bulan Juni.

Emas mengakhiri bulan Juli dengan kenaikan 2,5% – kenaikan bulanan terbesar dalam empat bulan – didorong oleh harapan bahwa bank-bank sentral utama dunia mendekati puncaknya dengan kenaikan suku bunga di tengah tanda-tanda melambatnya inflasi.
Emas spot turun 1% pada $1.944,29 per ons.
– Emas berjangka AS menetap 1,5% lebih rendah pada $ 1.978,80 per oz.

>>Sumber:https://www.reuters.com/article/global-precious-idUSKBN2ZC1WD

2 Comments

Comments are closed.