Emas menguat pada hari Senin

Dolar menekan Emas

Emas menguat pada hari Senin kemarin. Mencatatkan bulan terbaik dalam empat bulan terakhir dibantu oleh dolar yang lebih lemah. Dan ekspektasi bahwa bank sentral global utama mendekati akhir dari kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Indeks dolar meski semalam melemah. Namun mencatatkan penurunan bulanan kedua berturut-turut, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Data terbaru yang menunjukkan tanda-tanda inflasi yg mereda di Amerika Serikat telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve semakin dekat untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunga tercepat sejak 1980-an.

Menurut CME FedWatch Tools, kemungkinan bahwa Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah tahun ini adalah sebesar 60%.

Saat ini, pelaku pasar berpikir Fed tidak akan bergerak hingga bulan September. Tetapi jika pelaku pasar terus mendapatkan data ekonomi yang kuat, Fed mungkin akan melakukan satu kali kenaikan suku bunga lagi.

Saat ini, pasar emas dan perak sedang menunggu katalis (data) berikutnya… dan jika permintaan dari China mulai pulih. Diperkirakan akan ada lebih banyak kenaikan pada emas dan perak.
– Gold spot naik 0,4% menjadi $1.967,77 per oz.Bullion naik 2,5% sejauh bulan ini.
– Emas berjangka Amerika di tutup naik 0,5% lebih tinggi pada $2.009,20.

(Diberitakan oleh :https://www.reuters.com/article/global-precious-idUSL1N39H1B3)