Category: Analisa

Tiongkok Menjual Mata Uang Dollar Amerika

Tiongkok Menjual Mata Uang Dollar Amerika

Bank-bank besar milik pemerintah Tiongkok terlihat menjual mata uang dollar Amerika. Untuk membeli Yuan di pasar spot dalam dan luar negeri pada awal perdagangan Asia hari Selasa ini, tindakan ini bertujuan untuk mendukung mata uang Tiongkok.

Bank-bank pemerintah China biasanya berdagang atas nama bank sentral di pasar valuta asing negara ini. Namun mereka juga dapat berdagang atas nama mereka sendiri.

Penjualan dolar terjadi setelah para pemimpin tertinggi China berjanji pada hari Senin kemarin untuk meningkatkan dukungan kebijakan bagi perekonomian di tengah pemulihan pasca-COVID-19 yang berliku. Dengan fokus pada peningkatan permintaan domestik dan mengisyaratkan lebih banyak langkah stimulus.

Para pembuat kebijakan juga mengatakan bahwa China akan menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya stabil pada tingkat yang wajar dan seimbang. Dan berjanji untuk menyegarkan pasar modal dan memulihkan kepercayaan investor.

Yuan dalam negeri (CNY) menguat lebih dari 0,6% ke level tertinggi 7,1411 per dollar dan berada di 7,1541. Yuan masih turun 3,5% terhadap dollar Amerika sepanjang tahun ini – dan menjadi salah satu mata uang Asia dengan kinerja terburuk.

 

<Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/china-state-banks-seen-selling-us-dollars-prop-up-yuan-sources-2023-07-25/>

Kenaikan Suku Bunga Kumulatif

Pertemuan Bank Sentral

Euro turun setelah data aktivitas bisnis, mata tertuju pada bank sentral
———-
Euro turun pada hari Senin setelah data aktivitas di negara-negara ekonomi utama dirilis lebih lemah daripada yang diperkirakan. Memberikan sentakan pada pasar di awal minggu yang penuh dengan pertemuan-pertemuan bank sentral. Dimana para investor mengharapkan kenaikan suku bunga di Eropa dan Amerika Serikat.

Mata uang bersama Eropa ini turun 0,43% menjadi $1,1076. Tergelincir setelah sesi Asia yang sepi setelah data PMI menunjukkan aktivitas bisnis mengalami kontraksi di Perancis dan Jerman.

Pertumbuhan zona euro yang lebih lambat akan mengurangi kemungkinan “arus masuk portofolio yang dibutuhkan untuk membawa euro kembali ke kisaran sebelum perang Ukraina di $1,12 hingga $1,20”.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para investor minggu ini – Federal Reserve akan mengadakan pertemuan pada hari Rabu. Diikuti oleh Bank Sentral Eropa (ECB) sehari kemudian dan Bank of Japan pada hari Jumat. Serta laporan keuangan dari berbagai perusahaan besar.

Para investor memperkirakan ECB dan Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan fokus pada kedua kasus ini adalah pada sinyal-sinyal yang mereka kirimkan di sekitar pertemuan mereka di bulan September. Melunaknya pengukur inflasi mungkin memberi ruang bagi The Fed untuk mengisyaratkan jeda.

<Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/yen-pressured-traders-wait-policy-decisions-2023-07-24/>

Suku Bunga Referensi USD/CNY

Suku Bunga Referensi USD/CNY

PBOC menetapkan suku bunga referensi USD/CNY pada 7,1451 vs 7,1456 sebelumnya. People’s Bank of China menetapkan kurs tengah USD/CNY di 7,1451 pada hari Senin. dibandingkan dengan ketetapan sebelumnya di 7,1456 dan ekspektasi pasar di 7,1795. Perlu dicatat bahwa USD/CNY ditutup di dekat 7,1882 pada hari sebelumnya. Terlepas dari penetapan USD/CNY, PBoC juga mengungkap rincian Operasi Pasar Terbuka (OMO). Dan mengatakan bahwa Bank Sentral China menyuntikkan 14 miliar Yuan melalui reverse repo (RR) 7 hari pada 1,90% vs 1,90% sebelumnya. Dengan RRs senilai 33 miliar yang akan berakhir pada hari Senin, OMO PBoC terlihat net short sebesar 19 miliar untuk hari ini.
————–

Perbedaan antara CNH (Chinese Offshore Renminbi) dan CNY (Chinese Onshore Renminbi)

Chinese Onshore Yuan (CNY) berbeda dengan Chinese Offshore Renminbi (CNH) dalam hal pembatasan perdagangan.
Perbedaan antara CNH (Chinese Offshore Renminbi) dan CNY (Chinese Onshore Renminbi). Terletak pada tempat di mana mata uang Renminbi Tiongkok tersebut diperdagangkan dan diatur.

* CNY (Chinese Onshore Renminbi):
CNY merujuk pada Renminbi (RMB) yang diperdagangkan di pasar keuangan utama di Tiongkok daratan.
Penggunaan CNY terbatas di dalam Tiongkok daratan. Dan pemerintah Tiongkok memberlakukan kontrol valuta yang ketat atas mata uang ini.
CNY diatur oleh Bank Rakyat Tiongkok (PBOC), yaitu bank sentral Tiongkok.

* CNH (Chinese Offshore Renminbi):
CNH merujuk pada Renminbi (RMB) yang diperdagangkan di luar daratan Tiongkok. Khususnya di pasar keuangan internasional dan wilayah keuangan Hong Kong.
CNH memungkinkan Renminbi diperdagangkan secara bebas di pasar global tanpa pembatasan valuta yang ketat.
CNH adalah instrumen yang digunakan oleh investor dan perusahaan internasional untuk bertransaksi dan berinvestasi dengan mata uang Tiongkok di luar Tiongkok daratan.
CNH memberikan akses lebih mudah bagi pasar global keuangan Tiongkok. Memfasilitasi perdagangan dan investasi lintas batas.

Perbedaan utama antara keduanya adalah pada tingkat pengaturan dan kendali valuta yang dikenakan oleh pemerintah Tiongkok. CNY terutama digunakan untuk transaksi di dalam Tiongkok daratan dengan aturan valuta yang ketat. Sedangkan CNH digunakan untuk transaksi internasional di pasar bebas tanpa kendala yang sama seperti CNY.

Setiap pagi, People’s Bank of China (PBOC) menetapkan apa yang disebut sebagai titik tengah harian. Berdasarkan level penutupan yuan pada hari sebelumnya dan kuotasi yang diambil dari dealer antar bank.

<Source:https://www.fxstreet.com/news/pboc-sets-usd-cny-reference-rate-at-71451-vs-71456-previous-202307240117>

Tiongkok Menjual Mata Uang Dollar Amerika

Data PMI Awal Bulan Juli

Minggu ini akan dimulai pada hari Senin dengan rilis Data PMI awal bulan Juli dari Eropa dan Amerika. Secara umum, sektor manufaktur diperkirakan akan tetap berada di wilayah kontraksi. Sementara sektor jasa diperkirakan akan berekspansi dengan laju yang lebih lambat. Angka-angka ini akan memberikan gambaran sekilas tentang aktivitas ekonomi global selama bulan ini. Pada hari Selasa, Consumer Confidence Amerika akan menjadi perhatian pelaku pasar. Kemudian pada hari Rabu, Australia akan merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Juni dan kuartal kedua. Ini adalah ukuran / acuan utama kondisi tingkat Inflasi di Australia menjelang pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) pada tanggal 1 Agustus.

Kemudian pada hari Kamis dini hari (masih masuh ke dalam perdagangan hari Rabu). Federal Reserve (Fed) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya. Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin telah diperhitungkan. Fokus akan tertuju pada pernyataan dan konferensi pers Ketua Powell. Peristiwa ini akan memicu pergerakan tajam di seluruh pasar keuangan. Bahkan jika hasilnya seperti yang diharapkan: kenaikan suku bunga dengan kelanjutan bias hawkish.

Bank Sentral Eropa (ECB)

Ketika pasar terus mencerna keputusan FOMC hingga pada perdagangan hari Kamis paginya. Kamis malam nya Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan keputusan Suku Bunga nya. Selain itu, kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin telah diperhitungkan. Presiden Lagarde diperkirakan akan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan besar akan terjadi. Seberapa kuat pesan mengenai pengetatan lebih lanjut akan sangat penting. Pertemuan ECB berikutnya adalah pada bulan September. Mungkin masih terlalu jauh untuk memiliki perspektif yang jelas tentang apa yang mungkin terjadi di sana. Namun, ekspektasi akan relevan dan akan membebani EUR/USD.

Juga pada hari Kamis malam, pembacaan pertama kinerja pertumbuhan Amerika (GDP) selama kuartal kedua akan dirilis. Yang diperkirakan akan berekspansi pada tingkat tahunan sebesar 1,7%, di bawah 2% dari kuartal pertama. Laporan ini mencakup Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti untuk kuartal kedua. Pada saat yang sama, laporan Klaim Pengangguran mingguan dan Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Juni akan dirilis. Mempertimbangkan pertemuan ECB dan sebagian besar data ekonomi dari Amerika. Hari Kamis lusa akan menjadi hari yang bergejolak.

Bank of Japan (BoJ)

Pada hari Jumat, lebih banyak data ekonomi akan dirilis dari Australia. Dengan Indeks Harga Produsen (Q2) dan Penjualan Ritel bulan Juni. Peristiwa penting selama sesi Asia hari Jumat adalah keputusan Bank of Japan (BoJ). Namun, tidak banyak yang diharapkan dari bank sentral ini. Sebuah laporan dari Reuters menyebutkan bahwa meskipun inflasi di Jepang meningkat. Bank sentral cenderung untuk membiarkan strategi kontrol kurva imbal hasil tidak berubah.

Inflasi CPI awal bulan Juli dari negara-negara Eropa akan mulai dirilis pada hari Jumat dengan Spanyol dan Jerman. Dengan perkiraan perlambatan pada tingkat tahunan. Pada hari itu, data inflasi Amerika juga akan dirilis dengan Indeks Biaya Tenaga Kerja untuk kuartal kedua dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti untuk bulan Juni (namun, tidak ada kejutan yang akan terjadi mengingat data ini termasuk dalam laporan PDB/GDP yang akan dirilis Kamis sehari sebelumnya). Kanada akan melaporkan pertumbuhan PDB bulanan (Mei).

Selama minggu ini, lebih banyak perusahaan, termasuk Microsoft, Alphabet, Meta Platforms, dan Amazon, akan melaporkan pendapatan yang dapat membebani sentimen pasar.

<Source:https://www.fxstreet.com/news/forex-today-a-busy-week-ahead-and-its-not-all-about-central-banks-202307211854>

Saham Amerika

Penguatan Saham Saham di Sektor Utilitas

Bursa saham Amerika di tutup bervariasi pada perdagangan hari Jumat. Penguatan saham saham di sektor Utilitas, Kesehatan dan Minyak & Gas “bertemu” dengan Pelemahan saham saham di sektor Industri, Teknologi dan Keuangan membawa saham-saham lebih rendah. Pada penutupan di NYSE, Dow Jones Industrial Average naik 0,01% mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu. Sementara indeks S&P 500 naik 0,03%, dan indeks Komposit NASDAQ turun 0,22%.

Performa Saham

Saham-saham dengan performa terbaik di Dow Jones Industrial Average adalah Intel Corporation (NASDAQ: INTC). Naik 1,95% atau 0,65 poin dan diperdagangkan pada 34,02 pada penutupan. Sementara itu, Merck & Company Inc (NYSE:MRK) bertambah 1,76% atau 1,91 poin menjadi berakhir di 110,37 dan Procter & Gamble Company (NYSE:PG) naik 1,59% atau 2,39 poin menjadi 152,95 di akhir perdagangan.

Saham berkinerja terburuk di sesi ini adalah American Express Company (NYSE: AXP). Turun 3,89% atau 6,89 poin dan diperdagangkan di 170,22 pada penutupan. Caterpillar Inc (NYSE:CAT) turun 1,28% atau 3,34 poin menjadi berakhir di 257,75. Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT) turun 0,89% atau 3,10 poin menjadi 343,77.

Saham-saham berkinerja terbaik di S&P 500 adalah Zoetis Inc (NYSE: ZTS) yang naik 6,95% menjadi 183,53. Danaher Corporation (NYSE: DHR) naik 4,69% menjadi 255,83. Thermo Fisher Scientific Inc (NYSE: TMO) naik 4,48% menjadi ditutup pada 562,40.

Yang berkinerja terburuk adalah Interpublic Group of Companies Inc (NYSE: IPG) yang turun 13,25% menjadi 32,90 di akhir perdagangan. Omnicom Group Inc (NYSE: OMC) yang kehilangan 4,98% untuk menetap di 83,78 dan Zions Bancorporation (NASDAQ: ZION) yang turun 4,72% menjadi 36,11 pada penutupan.

Pemain berkinerja terbaik di NASDAQ Composite adalah Digital World Acquisition Corp (NASDAQ: DWAC) yang naik 50,30% menjadi 20,08. Fresh Tracks Therapeutics Inc (NASDAQ: FRTX) yang naik 39,69% menjadi 0,95. Quoin Pharmaceuticals Ltd DRC (NASDAQ: QNRX) yang menguat 39,63% menjadi 9,09 pada penutupan.

Saham berkinerja terburuk adalah Sigma Labs Inc (NASDAQ: SASI) yang turun 41,01% menjadi 0,23 di akhir perdagangan. Knightscope Inc (NASDAQ: KSCP) yang turun 26,38% menjadi 1,20. Redhill Biopharma Ltd (NASDAQ: RDHL) turun 25,95% menjadi 1,37 pada penutupan.

Saham-saham yang turun melebihi saham yang naik di Bursa Efek New York sebanyak 1486 menjadi 1463 dan 80 berakhir tidak berubah. Di Bursa Efek Nasdaq, 1920 saham turun dan 1564 saham naik, sementara 159 saham berakhir tidak berubah.

Saham Sigma Labs Inc (NASDAQ: SASI) turun ke posisi terendah dalam 5 tahun; turun 41,01% atau 0,16 ke 0,23.
Indeks Volatilitas CBOE, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi S&P 500, turun 2,79% menjadi 13,60.

(SOurce:https://www.nasdaq.com/news-and-insights/topic/markets)

minyak amerika mingguan

Harga minyak mentah hari Jumat

Harga minyak mentah hari Jumat

Harga minyak mentah dunia naik hampir 2% pada hari Jumat. Mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, didukung oleh meningkatnya bukti-bukti kekurangan suplai dalam beberapa bulan mendatang. Dan meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang dapat semakin menekan suplai.

Minyak mentah berjangka Brent naik $1,43, atau 1,8%, menjadi $81,07 per barel. Dengan kenaikan mingguan sekitar 1,2%. Minyak mentah West Texas Intermediate di tutup naik $1,42, atau 1,9%, lebih tinggi pada $77,07 per barel, tertinggi sejak 25 April. WTI naik hampir 2% dalam seminggu.

Pelaku pasar energi mulai perlahan-lahan menyesuaikan harga di tengah-tengah krisis pasokan yang membayangi.
Pasokan global mulai mengetat dan hal ini dapat meningkat secara dramatis dalam beberapa minggu mendatang. Meningkatnya risiko perang juga dapat berdampak pada harga.

Rusia menyerang fasilitas ekspor makanan Ukraina untuk hari keempat berturut-turut pada hari Jumat. Rusia melakukan penyitaan kapal-kapal di Laut Hitam. Dalam sebuah eskalasi ketegangan di wilayah tersebut sejak penarikan diri Moskow minggu ini dari perjanjian koridor laut yang ditengahi oleh P.B.B.

Penutupan koridor biji-bijian dapat memukul pasokan etanol dan bahan bakar nabati yang dicampur dengan produk minyak pada saat pasar biji-bijian global sudah mengetat. Yang akan menyebabkan para penyuling menggunakan lebih banyak minyak mentah, ujar Flynn.

Penyitaan kapal-kapal juga dapat menambah risiko pada ekspor minyak dan barang-barang lainnya di wilayah tersebut, tambahnya. Kremlin pada hari Jumat mengatakan bahwa tindakan “tak terduga” Ukraina menimbulkan bahaya pada pelayaran sipil di Laut Hitam. Dan situasi di sekitar ekspor Rusia memerlukan analisis.

Di Amerika, EIA mengatakan persediaan minyak mentah minggu lalu mengalami penurunan di tengah lonjakan ekspor minyak mentah dan pemanfaatan kilang yang lebih tinggi. Sebelumnya pada hari Senin minggu lalu, EIA telah memperkirakan bahwa produksi minyak serpih dan gas Amerika kemungkinan akan menurun pada bulan Agustus untuk pertama kalinya tahun ini. Menambah kekhawatiran akan ketatnya pasokan.

Jumlah rig minyak aktif Amerika

Sementara itu, Baker Hughes melaporkan perusahaan-perusahaan energi Amerika minggu ini mengurangi jumlah rig minyak sebanyak tujuh rig. Pengurangan terbesar mereka sejak awal Juni.
Pada 530 jumlah rig minyak aktif Amerika, ini merupakan level terendah sejak Maret 2022.

Menteri Energi UEA Suhail al-Mazrouei mengatakan kepada Reuters bahwa tindakan saat ini oleh OPEC+ untuk mendukung pasar minyak sudah cukup untuk saat ini dan kelompok tersebut “hanya berjarak satu panggilan telepon” jika diperlukan langkah lebih lanjut.

Otoritas pemerintah China meluncurkan rencana untuk membantu meningkatkan penjualan mobil dan barang elektronik. Sebuah langkah yang disambut baik oleh para investor yang berharap bahwa hal ini akan menghidupkan kembali perekonomian negara yang sedang lesu.

Minggu ini, survei manajer pembelian awal dari S&P Global (NYSE: SPGI) akan menjadi kunci bagi para investor yang mencoba memahami perubahan permintaan global, kata Rob Haworth. Beliau adalah ahli strategi investasi senior di U.S. Bank Asset Management.

Source:https://www.reuters.com/business/energy/oil-steady-weak-chinese-economic-data-offsets-gains-lower-oil-stocks-2023-07-21/

Kamis Dolar Melemah

Dolar Menguat Pada Hari Kamis

Dolar menguat pada hari Kamis malam tadi setelah data menunjukkan bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran tiba-tiba turun minggu lalu, mengembalikan perkiraan bahwa Federal Reserve dapat terus menaikkan suku bunga jika ekonomi tetap kuat.

Klaim untuk tunjangan pengangguran turun 9.000 menjadi 228.000 untuk pekan yang dihitung hingga tanggal 15 Juli, sementara Forecast memperkirakan 242.000 klaim untuk minggu terakhir.

Data lain malam tadi adalah penjualan rumah yang ada turun ke level terendah selama lima bulan terakhir pada bulan Juni, tertekan oleh kekurangan jumlah rumah yang kronis di pasar yang memperlambat laju penurunan harga rumah tahunan.

Pelaku pasar akan fokus pada komentar Ketua Fed Jerome Powell setelah keputusan suku bunga USD pada hari Kamis dini hari minggu deoan untuk mendapatkan petunjuk baru apakah kemungkinan akan menaikkan suku bunga lagi pada bulan September.
– Indeks dolar naik 0,62% terhadap sejumlah mata uang utama menjadin100.85

* EURUSD Euro turun 0,67% menjadi $1,1127.
Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 27 Juli, menurut perkiraan paea ekonom dalam jajak pendapat Reuters, sebagian besar dari mereka sekarang juga mengharapkan kenaikan suku bunga lain di bulan September.

* GBPUSD juga melemah, pada hari Rabu lalu terlihat bahwa tingkat inflasi di Inggris turun 7,9%, yang kemungkinan akan mengurangi beberapa tekanan pada Bank of England untuk terus menaikkan suku bunga secara tajam. Tingkat Suju Bunga hipotek Inggris juga turun pada hari Kamis untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan terakhir.
Mata uang Inggris turun 0,61% pada $1,2859 dan telah jatuh dari $1,3144 Kamis lalu, yang merupakan level tertinggi sejak April 2022.

Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/sterling-takes-beating-dollar-gains-ground-2023-07-20/

Pasar Saham Amerika

Pasar Saham Amerika Tutup Dalam Kondisi Berbeda

Pasar saham Amerika

Pasar saham Amerika di tutup dalam kondisi yg berbeda pada masing masing bursa. Karena perbedaan perkembangan di beberapa sektor saham.
Saham saham di sektor Utilitas , Kesehatan dan Minyak & Gas menguat. Sementara saham saham di sektor Teknologi , Barang Konsumen dan Layanan Konsumen melemah.

Saham yg jatuh melebihi saham yg menguat sejumlah 1716 berbanding 1232 dan 79 di tutup stagnan.
Pada Nasdaq Stock Exchange, 2251 turun dan 1283 naik, sementara 102 berakhir tidak berubah.

Performa terbaik

Performa terbaik di Dow Jones Industrial Average adalah Johnson & Johnson (NYSE: JNJ ). Yang naik 6,09% atau 9,66 poin diperdagangkan pada 168,40 pada penutupan. Sementara itu, Goldman Sachs Group Inc (NYSE: GS ) naik 3,05% atau 10,38 poin menjadi berakhir pada 350,93. Demikian juga dengan Boeing Co (NYSE: BA ) naik 2,37% atau 4,95 poin menjadi 213,55 pada akhir perdagangan.

Performa terburuk di dowJones adalah Intel Corporation (NASDAQ: INTC ). Yang turun 3,16% atau 1,09 poin menjadi 33,37 pada penutupan. Salesforce Inc (NYSE: CRM ) turun 2,67% atau 6,26 poin menjadi berakhir pada 228,11. Microsoft Corporation (NASDAQ: MSFT ) turun 2,31% atau 8,21 poin menjadi 346,87.

Pada bursa S&P 500, Performa terbaik adalah Zions Bancorporation (NASDAQ: ZION ) yang naik 9,98% menjadi 37,90. Johnson & Johnson (NYSE: JNJ ) yang naik 6,09% menjadi 168,40 dan Allstate Corp (NYSE: ALL ) yang naik 5,80% menjadi 111,93.

Performa terburuk

Performa terburuk adalah Discover Financial Services (NYSE: DFS ). Yang turun 15,92% menjadi 102,45 pada akhir perdagangan. Tesla Inc (NASDAQ: TSLA ) yang turun 9,74% menjadi menetap di 262,90. Equifax Inc (NYSE: EFX ) yang turun 8,94 % menjadi 216,25 pada penutupan.

Sementara di bursa Nasdaq, Performa terbaik adalah Guardforce AI Co Ltd (NASDAQ: GFAI ) yang naik 57,46% menjadi 6,44. Evelo Biosciences Inc (NASDAQ: EVLO ) yang naik 52,40% menjadi menetap di 9,86. Dan Sirius XM Holding Inc (NASDAQ: SIRI ) yang naik 42,26% menjadi ditutup pada 7,81.
Performa terburuk adalah Vir Biotechnology Inc (NASDAQ: VIR ) yang turun 44,90% menjadi 12,70 pada akhir perdagangan. Netcapital Inc (NASDAQ: NCPL ) yang kehilangan 41,88% menjadi menetap di 0,68. Durect Corporation (NASDAQ: DRRX ) yang turun 33,13 % menjadi 3,29.

– Pada penutupan di NYSE, Dow Jones Industrial Average naik 0,47% dan mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir.
– S&P 500 turun 0,68%.
– NASDAQ turun 2,05%.

SOurce:https://www.nasdaq.com/news-and-insights/markets

Info Lain===>>>Indeks futures Dow naik tipis

Harga emas turun

Emas Tergelincir Dari Level Tertinggi

Harga emas tergelincir dari level tertinggi dua bulan-nan pada hari Kamis kemarin. Karena dolar dan imbal hasil obligasi bergerak lebih tinggi. Meskipun ada harapan untuk jeda kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve setelah pertemuan Juli membatasi penurunan.

Beberapa analis mengatakan bahwa Yield Treasury Amerika dan USD sebenarnya sedikit menguat. Jadi pelaku pasar melihat sedikit efek sebaliknya pada emas. Selain itu, area $2.000 ini akan menjadi tantangan (tekhnikal) bagi pasar emas dalam jangka pendek.

Dolar naik 0,6% terhadap para pesaingnya setelah data klaim pengangguran AS. Membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun juga naik lebih tinggi.
– Emas spot turun 0,4% ke $1.969,53 per oz. Setelah mencapai level tertinggi sejak 17 Mei di awal sesi perdagangan hari Kamis.
– Emas berjangka Amerika di tutup 0,5% lebih rendah pada $1.970,90

Source:https://www.reuters.com/article/global-precious/precious-gold-slips-from-2-month-peak-as-dollar-yields-rebound-idUSL4N3963R1

Dolar menekan Emas

Siklus Kenaikan Suku Bunga

Harga emas di tutup sedikit melemah dan bergerak di kisaran level puncak delapan minggu-an pada hari Rabu kemarin. Setelah data ekonomi baru-baru ini memicu kembali harapan bahwa Federal Reserve akan segera menghentikan siklus kenaikan suku bunga.
– Emas spot turun 0,1% ke $1.977,25 per oz, karena dolar Amerika naik dari posisi terendah 15 bulan.
– Emas berjangka Amerika di tutup hampir sama dengan level pembukaan di sekitar $1.980,80.

Pada hari Selasa lalu, emas melonjak mencapai level tertinggi sejak 24 Mei di $1.984,19. Sebelum akhirnya di tutup naik sekitar 1,2% lebih tinggi setelah penjualan ritel Amerika naik kurang dari yang diharapkan pada bulan Juni.
Pasar sangat yakin bahwa kenaikan suku bunga akan segera berakhir dan disinflasi terjadi. Setelah pertemuan Fed, jika pasar yakin Fed tidak lagi mempertahankan sikap hawkish, harga emas bisa mencapai $2.000.

Jajak pendapat Reuters memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga acuan semalam sebesar 25 basis poin pada 26 Juli. Dengan sebagian besar ekonom memperkirakan itu akan menjadi kenaikan terakhir dari siklus pengetatan saat ini

Suku bunga yang lebih tinggi membuat investasi berbunga lebih menarik daripada emas batangan dengan hasil nol.
Pelaku pasar juga akan mengawasi data klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis pada hari Kamis malam nanti.

Source:https://www.reuters.com/article/global-precious/precious-gold-stalls-near-8-week-highs-on-fed-pause-hopes-idUSL4N3953EN