Data PMI Awal Bulan Juli

Tiongkok Menjual Mata Uang Dollar Amerika

Minggu ini akan dimulai pada hari Senin dengan rilis Data PMI awal bulan Juli dari Eropa dan Amerika. Secara umum, sektor manufaktur diperkirakan akan tetap berada di wilayah kontraksi. Sementara sektor jasa diperkirakan akan berekspansi dengan laju yang lebih lambat. Angka-angka ini akan memberikan gambaran sekilas tentang aktivitas ekonomi global selama bulan ini. Pada hari Selasa, Consumer Confidence Amerika akan menjadi perhatian pelaku pasar. Kemudian pada hari Rabu, Australia akan merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Juni dan kuartal kedua. Ini adalah ukuran / acuan utama kondisi tingkat Inflasi di Australia menjelang pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) pada tanggal 1 Agustus.

Kemudian pada hari Kamis dini hari (masih masuh ke dalam perdagangan hari Rabu). Federal Reserve (Fed) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya. Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin telah diperhitungkan. Fokus akan tertuju pada pernyataan dan konferensi pers Ketua Powell. Peristiwa ini akan memicu pergerakan tajam di seluruh pasar keuangan. Bahkan jika hasilnya seperti yang diharapkan: kenaikan suku bunga dengan kelanjutan bias hawkish.

Bank Sentral Eropa (ECB)

Ketika pasar terus mencerna keputusan FOMC hingga pada perdagangan hari Kamis paginya. Kamis malam nya Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan keputusan Suku Bunga nya. Selain itu, kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin telah diperhitungkan. Presiden Lagarde diperkirakan akan memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan besar akan terjadi. Seberapa kuat pesan mengenai pengetatan lebih lanjut akan sangat penting. Pertemuan ECB berikutnya adalah pada bulan September. Mungkin masih terlalu jauh untuk memiliki perspektif yang jelas tentang apa yang mungkin terjadi di sana. Namun, ekspektasi akan relevan dan akan membebani EUR/USD.

Juga pada hari Kamis malam, pembacaan pertama kinerja pertumbuhan Amerika (GDP) selama kuartal kedua akan dirilis. Yang diperkirakan akan berekspansi pada tingkat tahunan sebesar 1,7%, di bawah 2% dari kuartal pertama. Laporan ini mencakup Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti untuk kuartal kedua. Pada saat yang sama, laporan Klaim Pengangguran mingguan dan Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Juni akan dirilis. Mempertimbangkan pertemuan ECB dan sebagian besar data ekonomi dari Amerika. Hari Kamis lusa akan menjadi hari yang bergejolak.

Bank of Japan (BoJ)

Pada hari Jumat, lebih banyak data ekonomi akan dirilis dari Australia. Dengan Indeks Harga Produsen (Q2) dan Penjualan Ritel bulan Juni. Peristiwa penting selama sesi Asia hari Jumat adalah keputusan Bank of Japan (BoJ). Namun, tidak banyak yang diharapkan dari bank sentral ini. Sebuah laporan dari Reuters menyebutkan bahwa meskipun inflasi di Jepang meningkat. Bank sentral cenderung untuk membiarkan strategi kontrol kurva imbal hasil tidak berubah.

Inflasi CPI awal bulan Juli dari negara-negara Eropa akan mulai dirilis pada hari Jumat dengan Spanyol dan Jerman. Dengan perkiraan perlambatan pada tingkat tahunan. Pada hari itu, data inflasi Amerika juga akan dirilis dengan Indeks Biaya Tenaga Kerja untuk kuartal kedua dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti untuk bulan Juni (namun, tidak ada kejutan yang akan terjadi mengingat data ini termasuk dalam laporan PDB/GDP yang akan dirilis Kamis sehari sebelumnya). Kanada akan melaporkan pertumbuhan PDB bulanan (Mei).

Selama minggu ini, lebih banyak perusahaan, termasuk Microsoft, Alphabet, Meta Platforms, dan Amazon, akan melaporkan pendapatan yang dapat membebani sentimen pasar.

<Source:https://www.fxstreet.com/news/forex-today-a-busy-week-ahead-and-its-not-all-about-central-banks-202307211854>