DAILY FORECAST RABU 21 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST RABU 21 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST RABU 21 DESEMBER 2022

Focus News :

– 22:00 | USD | CB Consumer Confidence ( F: 101.0 , P: 100.2 )

– 22:00 | USD | Existing Home Sales ( F: 4.20M , P: 4.43M )

– 22:30 | USD | Crude Oil Inventories ( F: 2.5M , P: 10.2M )

*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

 

Market Review :

– Biro Sensus AS : izin mendirikan bangunan turun 11,2% menjadi 1,34 juta izin pada November dari 1,51 juta izin pada Oktober. Pembangunan perumahan turun 0,5% menjadi 1,427 juta unit dari 1,434 juta unit

– API : selama sepekan, stok minyak mentah AS turun 3,069 juta barel, stok bensin naik 4,51 juta barel, stok distilat naik 830.000 barel, di Cushing Oklahoma naik 840.000 barel

– Senat AS memajukan tagihan RUU pendanaan pemerintah setebal 4.155 halaman dan mencapai hingga $ 1,66 triliun, yang disebutkan turut akan membatalkan penjualan SPR ‘tertentu’. Senat akan melakukan pemungutan suara awal pada hari Selasa. Mencegah penutupan pemerintah pada Sabtu, dimana kebuntuan dapat berlarut-larut bila Republik mengambil kendali DPR pada 3 Januari

Ancaman Bencana Alam

– Badai yang kuat diperkirakan akan menghantam AS, menjadi apa yang disebut sebagai siklon bom. Membawa udara dingin dan badai salju besar yang dapat menutup wilayah Midwest dan Great Lakes hingga Chicago pada Kamis dan Jumat, sebelum ke timur. Dapat menyebabkan penurunan suhu ke seluruh negeri, menimbulkan risiko infrastruktur energi serta mengganggu perjalanan darat dan udara

– Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga di -0,1%, tetapi memperlebar yield curve control (YCC) menjadi 50 bps (dari 25 bps). YCC merupakan kebijakan BoJ yang menahan imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun dekat dengan 0%. Ketika yield mulai menjauhi 0% maka BoJ akan melakukan pembelian obligasi. Pembelian tersebut artinya menyuntik likuiditas ke perekonomian, memberi dukungan ke yen

Emas menguat melonjak lebih dari 1% pada hari Selasa kemarin, memanfaatkan pelemahan USD yg terpukul oleh penguatan mata uang YEN Jepang.

 

Dilain hal, data sektor perumahan Amerika yg melemah ikut membantu menekan USD dan menjadi bahan bakar tambahan utk penguatan Emas.

– Emas spot naik 1,6% menjadi $1.815,10.

– Emas berjangka Amerika naik 1,5% pada $1.825,4.

Minyak Mentah Amerika

* OIL menguat pada hari Selasa dalam perdagangan yang fluktuatif karena prospek yang memburuk untuk badai musim dingin utama di Amerika. Memicu kekhawatiran bahwa jutaan orang Amerika mungkin mengurangi rencana perjalanan liburan selama musim liburan.

Oil sempat melemah oleh berita berita bahwa TC Energy Corp mengajukan rencananya untuk memulai kembali pipa Keystone kepada regulator Amerika. Setelah hampir dua minggu pipa 622.000 barel per hari (bpd) pecah dalam tumpahan minyak terburuk di Amerika Serikat dalam sembilan tahun.

OIL berbalik menguat setelah A.P.I melaporkan Persediaan minyak mentah Amerika turun 3,1 juta barel untuk minggu yang dihitung hingga tanggal 14 Desember. Berbanding terbalik dibandingkan dengan peningkatan 7,8 juta barel yang dilaporkan oleh API untuk minggu sebelumnya.

– ditutup naik 19 sen, atau 0,2%, menjadi $79,99 per barel sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik 90 sen pada $76,09 per barel.

Dolar Amerika jatuh melemah pada hari Selasa kemarin setelah Bank of Japan mengejutkan pasar dengan perubahan kebijakan. Membuka jalan bagi berakhirnya kebijakan moneter ultra-akomodatif negara itu.

Bank Of Japan

Kemarin Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol seperti yang diharapkan secara luas. Tetapi juga memperluas kisaran fluktuasi imbal hasil obligasi pemerintah menjadi antara negatif 0,5% dan 0,5%, dari kisaran negatif 0,25% hingga 0,25%.

Sebagai pengingat, Jepang adalah negara kreditur terbesar di dunia, yang berarti ada kumpulan besar uang tunai yang berpotensi menunggu untuk pulang ke tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

Posisi net investasi internasional Jepang (selisih antara stok aset yang dimilikinya di luar negeri dan stok aset Jepang yang dipegang oleh orang asing) adalah lebih dari $3 triliun.

Dari fundamental ekonomi makro Amerika, data yg di rilis semalam secara umum buruk, ijin pendirian rumah menurun. meski di mulainya pengerjaan pembangunan melebihi Perkiraan, namun mengalami stagnasi dari bulan sebelumnya.

– Indeks Dolar melemah hingga 103.390 dan menutup perdagangan harian pada level 103.560

DAILY FORECAST SELASA 20 DESEMBER 2022

Indeks futures Dow naik tipis

DAILY FORECAST SELASA 20 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST SELASA 20 DESEMBER 2022

Dolar Amerika melemah dan bergerak sangat fluktuatif. Sentiment pasar sempat membaik sepanjang paruh pertama hari Kamis tetapi memburuk menjelang pembukaan Wall Street.

Sentiment pasar yg membaik (setelah Jumat kmrn dilanda aksi jual) didorong oleh berita bahwa beberapa perusahaan teknologi besar melanjutkan aktivitas di China karena pembatasan terkait virus corona dilonggarkan. Selanjutnya, pemerintah daerah berjanji untuk menghidupkan kembali konsumsi dan mendukung sektor swasta untuk memperkuat ekonomi tahun depan.

Indeks Dolar yg sempat melemah hibgga level 103.760 menutup perdagangan harian dalam kondisi rebound di level 104.300

Emas melemah pada hari Senin kemarin di tengah perdagangan yg minim data dan juga karena tertekan oleh kenaikan Yield. Akibat ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi mengimbangi pelemahan dolar Amerika yg bergerak Fluktuatif.

Tampaknya pasar emas akan menghadapi hari yang lebih tenang, pasar emas mulai masuk ke dalam perdagangan pra-liburan. Para pelaku pasar emas tampak sedang mencari input fundamental baru setelah data bank sentral baru-baru ini.

– Emas spot turun 0,2% menjadi $1.789,46.

– Emas berjangka Amerika turun 0,1% menjadi $1.797.

 

OIL menguat pada Senin, karena optimisme seputar China yang melonggarkan pembatasan COVID-19 mengalahkan kekhawatiran resesi global yang akan membebani permintaan energi.

China, importir minyak mentah utama dunia , mengalami gelombang pertama dari tiga perkiraan kasus COVID-19 setelah Beijing melonggarkan pembatasan mobilitas. Akan China tetapi mengatakan berencana untuk meningkatkan dukungan ekonomi pada 2023

Sementara itu, Para menteri energi Uni Eropa pada hari Senin menyetujui batas harga gas. Setelah pembicaraan berminggu-minggu tentang tindakan darurat yang telah memecah opini di seluruh blok Uni Eropa karena berusaha menjinakkan krisis energi.

Batas tersebut dapat dimulai mulai dari 15 Februari 202.

Kesepakatan itu akan disetujui secara resmi oleh negara-negara secara tertulis, setelah itu dapat mulai berlaku.

– Brent naik 76 sen menjadi menetap di $79,80 per barel.

– West Texas Intermediate naik 90 sen menjadi $75,19.

Focus News

– Tent | JPY | BOJ Policy Rate ( F: -0.10% , P: -0.10% ) & Monetary Policy Statement

– Tent | JPY | BOJ Press Conference

– 20:30 | USD | Building Permits ( F: 1.48M , P: 1.51M )

– 20:30 | USD | Housing Starts ( F: 1.40M , P: 1.43M )

*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review

– Wakil Presiden ECB Luis : akan terus menaikkan suku bunga untuk mengekang inflasi, tidak akan merevisi target inflasi jangka menengah sebesar 2% karena akan merusak kredibilitas

– Para menteri UE mencapai kesepakatan menerapkan batas harga gas €180/MWh, lebih rendah dari awal pembicaraan awal €275/MWh yang disarankan Komisi Eropa yang  ditolak Polandia, Belgia dan Yunani karena terlalu tinggi, yang efektif berlaku pada 15 Februari setelah semua negara menandatanganinya. Jerman mendukung pembatasan harga tersebut meskipun berdampak negatif terhadap kemampuan Eropa untuk menarik pasokan gas di pasar global yang ketat dan bersaing harga

– Kasus Covid-19 menyapu lantai perdagangan Beijing dan menyebar cepat di pusat keuangan Shanghai, memaksa regulator untuk membatalkan pertemuan mingguan yang membawa penjualan saham publik. China turut melaporkan kematian pertama akibat Covid-19 sejak melonggarkan kebijakan 3 Desember

Pada pertemuan kebijakan moneter terakhir tahun ini, anggota dewan Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan pengaturan kebijakan moneter mereka pada bulan Desember, mempertahankan suku bunga tidak berubah pada -10bps dan target imbal hasil JGB 10 tahun stabil di 0,00%.

Obligasi Pemerintah Jepang
Bank Of japan

BoJ mengumumkan Peningkatan Jumlah Pembelian Outright Obligasi Pemerintah Jepang dan Tindakan Operasi Pasar Lainnya untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

BOJ News Release

Garis Besar Pembelian Outright Sekuritas Pemerintah Jepang

————————

Bank of Japan memutuskan untuk melakukan pembelian langsung surat berharga pemerintah jepang sebagai berikut, berlaku efektif sejak tanggal 20 Desember 2022.

Mengenai pembelian Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) secara langsung, Bank akan melakukannya

umumkan jadwalnya secara terpisah dalam “Jadwal Triwulan Pembelian Outright of

Obligasi Pemerintah Jepang (Metode Lelang Kompetitif)” pada akhir Maret,

Juni, September, dan Desember.

  1. Pembelian langsung JGB (metode lelang kompetitif)

(1) Obligasi yang akan dibeli

JGB dengan kupon (obligasi 2 tahun, obligasi 5 tahun, obligasi 10 tahun, obligasi 20 tahun,

obligasi 30 tahun, obligasi 40 tahun, obligasi suku bunga mengambang, dan obligasi indeks inflasi).

(2) Jadwal pembelian

Bank pada prinsipnya akan merilis jadwal pembelian untuk bulan berikutnya

terlebih dahulu pada hari kerja terakhir setiap bulan.

(3) Jumlah yang akan dibeli

Dalam jadwal pembelian untuk kuartal berikutnya, jumlah pembelian per

jenis JGB / sisa jatuh tempo akan diumumkan dalam bentuk range. Bank Sentral prinsipnya, akan melakukan pembelian dalam jangkauan secara fleksibel, dengan mempertimbangkan

dari kondisi pasar.

  1. Pembelian langsung JGB (metode tarif tetap)

Peningkatan Jumlah Pembelian Langsung Jepang Obligasi Pemerintah dan Tindakan Operasi Pasar Lainnya diterbitkan pada bulan Desember

20, 2022.

(1) Obligasi yang akan dibeli

Di antara JGB dengan kupon (obligasi 2 tahun, obligasi 5 tahun, obligasi 10 tahun, obligasi 20 tahun

obligasi, obligasi 30 tahun, dan obligasi 40 tahun), terutama yang sedang berjalan.

(2) Jadwal pembelian

Selain operasi pembelian tarif tetap untuk hari berturut-turut yang dijelaskan dalam

poin nomer (5), Bank akan melakukan lelang sesuai kebutuhan.

(3) Jumlah yang akan dibeli

Bergantung pada kondisi pasar, Bank dapat menetapkan jumlah pembelian per lelang

dalam jumlah yang tetap atau dalam jumlah yang tidak terbatas.

(4) Metode pelelangan

Hasil pembelian akan ditetapkan per lelang, dengan menunjukkan spread hasil dari

imbal hasil benchmark yang ditentukan Bank secara terpisah.

(5) Operasi pembelian dengan tarif tetap selama beberapa hari berturut-turut

Pelaksanaan operasi pembelian dengan tarif tetap selama beberapa hari berturut-turut akan

diumumkan sesuai kebutuhan sebelum melakukan operasi ini. Bank pada prinsipnya

akan merilis informasi mengenai obligasi yang akan dibeli, jadwal pelaksanaan

pembelian, ukuran pembelian per lelang dan tarif tetap yang diterapkan di lelang pada

situs webnya.

 

DAILY FORECAST SENIN 19 DESEMBER 2022

Inflasi CPI Australia turun

DAILY FORECAST SENIN 19 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST SENIN 19 DESEMBER 2022

 

Focus News :

– Fokus minggu ini : Senin : pertemuan UE membahas batasan harga gas alam. Selasa : data AS pada izin bangunan dan perumahan baru. Pertemuan BoJ (yang diperkirakan tidak merubah kebijakan). Rabu : data AS pada kepercayaan konsumen, penjualan rumah dan stok minyak mentah. Kamis : data AS pada PDB dan klaim awal tunjangan pengangguran. Jumat : data AS pada pendapatan dan pengeluaran pribadi, data inti PCE yang disukai Fed, data barang tahan lama, sentimen konsumen, dan penjualan rumah baru

*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

 

Market Review :

– S&P Global : aktivitas ekonomi di sektor manufaktur AS kontraksi pada Desember menjadi 46,2 dari 47,7

– Baker Hughes : jumlah rig pengeboran aktif minyak mentah di AS selama sepekan turun 5 rig menjadi 620

– Departemen Energi AS mempersiapkan hampir 2 juta barel minyak melalui pertukaran darurat. Disebabkan penutupan Keystone Pipeline (1,2 juta barel dari SPR ke Exxon dan 600.000 barel ke Philips 66). Secara bersamaan memulai upaya untuk mengisi Cadangan Minyak Strategis awal tahun depan. Yang akan dimulai dengan pembelian 3 juta barel dengan harga tetap ($67-$72 per barel). Dan akan dikirim pada bulan Februari

– PM Jepang Kishida berencana merevisi kesepakatan 10 tahun dengan Bank Sentral Jepang. Berpotensi menambah fleksibilitas di sekitar sasaran inflasi 2%. Kishida turut menyiapkan kesepakatan lain dan akan membahas masalah ini dengan Gubernur BOJ berikutnya, yang akan mengganti Kuroda pada bulan April
Bank Of Japan

Dolar menguat pada hari Jumat kemarin dalam perdagangan harian yg cukup fluktuatif, memperpanjang kenaikan tajam di hari Kamis sebelumnya karena mendapatkan dorongan penguatan dari memburuknya sentiment Risk Appetite para pelaku pasar yg sedang bergulat dengan prospek bahwa biaya pinjaman (suku bunga) masih memiliki jalan panjang untuk naik.

Penurunan

USD sempat turun sebentar setelah data menunjukkan aktivitas bisnis Amerika menyusut lebih lanjut pada bulan Desember. Yang dikarenakan pesanan produk baru merosot ke level terendah dalam lebih dari 2,5 tahun. Sementara pembacaan lanjutan dari permintaan yang melemah justru membantu meredakan inflasi secara signifikan.

Indeks Output IMP Komposit Amerika, (data yang menjadi acuan sektor manufaktur dan jasa) turun menjadi 44,6 bulan ini dari pembacaan akhir 46,4 pada bulan November. Itu adalah bulan keenam berturut-turut indeks tetap di bawah angka 50, yang menunjukkan kontraksi di sektor swasta.

Flash PMI yang lebih lemah dari perkiraan tidak akan menghentikan kenaikan The Fed. Pasar mengalami minggu yang hawkish dengan Federal Reserve dan ECB, itulah mengapa dolar mendapatkan dukungan penguatan hingga penutupan perdagangan hari Jumat.

Sehari sebelumnya, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pembuat kebijakan memperkirakan suku bunga Dolar akan naik lebih jauh dan tetap tinggi lebih lama.

Presiden Fed New York John Williams menaikkan retorika hawkish pada hari Jumat, mengatakan masih memungkinkan bank sentral Amerika menaikkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan tahun depan. The Fed telah memproyeksikan tingkat puncak suku bunga fed  sebesar 5,1%.

– Indeks dolar naik 0,2% menjadi 104,74, setelah reli lebih dari 0,9% pada hari Kamis.
Emas menguat pada perdagangan hari Jumat kemarin, mengabaikan USD yg juga menguat.

Emas tampak kompak bersama dengan mata uang Dolar Amerika bergerak menguat dan menjadi aset Safe Haven di tengah melemahnya sentiment Resiko global.

Data Flash Services PMI Amerika yg menurun ikut memberi dukungan penguatan utk emas, meski akhirnya Dolar juga ikit merangkak naik.

Saham Global

Pasar saham global diterjang aksi jual oleh tekanan dari bank sentral  Amerika dan Eropa yg tampak teguh mengejar target penurunan inflasi dengan menaikkan suku bunga.

S&P500 turin sebesar 1.11%, DowJones turun 0.85%, FTSE turun 1.27%, bahkan Nikkei juga turun 1.87%.

 

– Emas spot naik 0,8% menjadi $1.791,59, tetapi telah turun sekitar 0,3% minggu lalu.

– Emas berjangka Amerika di tutup 0,7% lebih tinggi pada $1.800,20.

 

* OIL melemah lagi pada perdagangan hari Jumat kemarin, turun sekitar $2 per barel terseret oleh pelemahan di pasar saham  global di tengah kekhawatiran resesi yang menjulang, setelah bank sentral di seluruh Eropa dan Amerika Utara mengisyaratkan mereka akan terus memerangi inflasi secara agresif.

 

Federal Reserve mengindikasikan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun depan. Pada hari Kamis sebelumnya,  Bank of England dan Bank Sentral Eropa juga menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi.

ENERGY

Oil sempat melonjak naik untuk beberapa saat. Para pejabat mengatakan Departemen Energi Amerika bahwa pemerintah akan membeli kembali 3 juta barel minyak mentah domestik untuk Cadangan Minyak Strategis. Ini adalah pembelian pertama sejak rekor pelepasan 180 juta barel tahun ini dari persediaan.

Namun ayunan naik Oil hanya bertahan sebentar, karena tekanan pelemahan untuk permintaan minyak mentah lebih mendominasi pasar.

– Brent turun $1,96, atau 2,4%, menjadi $79,25 per barel.

– West Texas Intermediate berjangka turun $1,52, atau 2%, menjadi $74,59 per barel.

DAILY FORECAST JUMAT 16 DESEMBER 2022

 

DAILY FORECAST JUMAT 16 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST JUMAT 16 DESEMBER 2022

Dolar Amerika melonjak pada hari Kamis kemarin karena para pelaku pasar resah atas risiko terjadinya resesi, akibat Federal Reserve yg kemungkinan akan menaikkan suku bunga hingga tahun depan.

Daya pikat Dolar diperbesar oleh memburuknya sentiment resiko yg menghantam hampir semua aset aset beresiko tinggi (Pasar Saham).

– Indeks dolar naik 0,9% pada 104,53.

Laporan data Retail Sales sempat membuat USD melemah, namun selanjutnya justru pasar saham yg jatuh melemah dan membuat USD menjadi pelarian sebagai aset Safe Haven Currencies.

Tercatat DowJones melemah 2.25%, S&P melemah 2.49% dan Dax jatuh sebesar 3.28%, bahkan pelemahan pasar saham tidak hanya terjadi di Amerika, di Eropa FTSE melemah 0.93%, dan Nikkei jatuh sebesar 1.26%

Kenaikan Suku Bunga Eropa

Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya berturut-turut, meskipun kurang dari dua pertemuan terakhirnya. Menjanjikan kenaikan lebih lanjut dan menyusun rencana untuk menguras uang tunai dari sistem keuangan sebagai bagian dari perjuangannya melawan pelarian. inflasi.

Presiden ECB Christine Lagarde, dalam konferensi persnya, mengatakan risiko kenaikan inflasi tetap ada, yang memerlukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Euro sempat naik mencapai $1,0737 yg merupakan level tertinggi sejak 9 Juni, setelah keputusan ECB tersebut diatas sebelum akhirnya jatuh kembali ke $1,0629, turun 0,5%.

Poundserling juga turun tajam karena investor yakin BOE mendekati akhir kenaikan suku bunga. Terakhir turun hampir 2% pada $1,2183.

Bank of England juga menaikkan suku bunga utamanya setengah poin persentase lebih lanjut pada hari Kamis dan mengindikasikan kemungkinan kenaikan lebih lanjut. Namun para pelaku pasar bertaruh bahwa BoE mungkin mendekati akhir kenaikan suku bunga nya.

Emas Semakin Terjerembab

Emas jatuh melemah pada hari Kamis, turun sebanyak 2% ke level terendah dalam sekitar seminggu terakhir.   Dolar menguat setelah Federal Reserve mengatakan akan memberikan lebih banyak kenaikan suku bunga tahun depan.

Rilis data ekonomi makro dari Amerika semalam hanya mampu membuat emas sedikit rebound, tetapi tidak mampu membuat emas keluar dari bayang bayang reli kenaikan suku bunga USD kedepannya.

Sebagai pengingat, pada Kamis dini hari kemarin Jerome Powell mengindikasikan bahwa FED memperkirakan suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama.

– Emas spot turun 1,2% menjadi $1.785,36 ​, setelah sebelumnya sempat merosot ke level terendah $1.771,89.

– Emas berjangka Amerika turun 1,3% menjadi $1.794,40.

ENERGY

OIL melemah turun sekitar 2% pada hari Kamis karena para pedagang khawatir tentang prospek permintaan bahan bakar karena dolar yang lebih kuat dan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral global.

Ikut menekan harga OIL adalah di bukanya kembali jalur minyak Amerika – Kanada meski baru sebagian.

TC Energy Kanada Corp mengatakan akan melanjutkan operasi di bagian pipa Keystone. Seminggu setelah kebocoran lebih dari 14.000 barel minyak di Kansas memicu penutupan.

– Brent berjangka turun $1,49, atau 1,8%, menjadi $81,21 per barel.

– West Texas Intermediate  turun $1,17, atau 1,5%, menjadi $76,11

 

Focus News

– 21:45 | USD | Flash Services PMI ( F: 46.5 , P: 46.2 ) & Flash Manufacturing PMI ( F: 47.7 , P: 47.7 )

*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review

– Departemen Tenaga Kerja AS : ada 211.000 klaim awal tunjangan pengangguran dalam sepekan, dibanding pekan sebelumnya 231.000 klaim (direvisi naik dari 230.000)

– Departemen Perdagangan AS : penjualan ritel turun 0,6% menjadi $ 689,4 miliar di bulan November, setelah kenaikan 1,3% pada Oktober

– Fed Philadelphia : indeks aktivitas bisnis wilayah Philadelphia naik di -13,8 di bulan Desember dari -19,4

– DPR AS dengan suara 224:201 menyetujui perpanjangan pendanaan pemerintah satu minggu. Untuk memberi waktu negosiator kongres menyelesaikan kesepakatan pendanaan pemerintah setahun penuh. Langkah harus disahkan Senat sebelum diserahkan kepada Presiden Biden

– Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga 50 bps, kenaikan keempat yang menjadikan suku bunga pada operasi refinancing utama, pinjaman marjinal dan simpanan menjadi 2,5%, 2,75% dan 2%, dan berharap menaikkan secara signifikan lebih lanjut, karena inflasi masih terlalu tinggi dan diperkirakan bertahan lama diatas target. Inflasi diperkirakan mencapai 8,4% pada 2022 sebelum turun menjadi 6,3% pada 2023

Inflasi Bertahan Di Level Atas

Presiden ECB Lagarde : jelas bahwa kita mengharapkan kenaikan 50 bps untuk jangka waktu tertentu. Inflasi Desember mungkin sedikit lebih rendah, dengan inflasi Januari dan Februari cenderung lebih tinggi. Kami berharap ratifikasi ESM oleh Italia dalam waktu singkat. Mulai awal Maret 2023 akan mulai mengurangi neracanya rata-rata sebesar € 15 miliar per bulan hingga akhir Q2 2023

– Bank Sentral Inggris dengan suara 6:3 menaikkan suku bunga 50 bps menjadi 3,5%, tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Dengan dua mendukung tidak berubah dan satu menginginkan 75 bps. Pejabat memberi isyarat menaikkan lebih lanjut karena khawatir inflasi tetap tinggi di atas target 2,0% tanpa tindakan lebih lanjut

– Bank National Swiss (SNB) menaikkan suku bunga deposito acuan 50 bps menjadi 1,0% dari 0,50%, kenaikan ketiga berturut. SNB melihat pertumbuhan 2022 sekitar 2% dan 0,5% pada 2023

– Para pemimpin Uni Eropa mendukung kesepakatan cepat tentang batas harga gas alam, walau masih belum puas dengan tingkat harga. Para menteri diharap “menyelesaikan” pekerjaan mereka pada Senin atas apa yang disebut mekanisme koreksi pasar. Kesepakatan batas harga gas akan membuka paket tindakan yang lebih luas untuk mengendalikan harga energi yang tinggi

– Uni Eropa mencapai kesepakatan paket sanksi kesembilan terhadap Rusia, menargetkan drone, bank, serta pejabat yang bertanggung jawab atas dugaan penculikan anak-anak dari Ukraina. Langkah disetujui oleh duta besar blok tersebut Kamis dan akan berdampak pada lebih dari 100 individu dan lusinan entitas

– Bank sentral China menggenjot suntikan uang tunai ke dalam sistem perbankan pada hari Kamis, sambil mempertahankan suku bunga pinjaman kebijakan jangka menengah tidak berubah selama empat bulan berturut-turut, untuk menjaga kondisi likuiditas yang cukup

DAILY FORECAST KAMIS 15 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST KAMIS 15 DESEMBER 2022

Focus News :
– 19:00 | GBP | Official Bank Rate ( F: 3.50% , P: 3.00% ) & Monetary Policy Summary
– 20:15 | EUR | Main Refinancing Rate ( F: 2.50% , P: 2.00% ) & Monetary Policy Summary
– 20:30 | USD | Retail Sales m/m ( F: -0.2% , P: 1.3% ) & Core Retail Sales m/m ( F: 0.2% , P: 1.3% )
– 20:30 | USD | Empire State Manufacturing Index ( F: -1.1 , P: 4.5% )
– 20:30 | USD | Philly Fed Manufacturing Index ( F: -10.0 , P: -19.4 )
– 20:30 | USD | Unemployment Claims ( F: 230K , P: 230K )
– 20:45 | EUR | ECB Press Conference
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review

  • Fed dengan suara bulat menaikkan suku bunga 50bps ke kisaran 4,25% – 4,5%, menegaskan kembali sikap kenaikan suku bunga berkelanjutan. Inflasi tetap tinggi, pekerjaan tetap kuat, pengangguran rendah.
  • Dot plot Fed : pandangan tingkat kebijakan suku bunga pada akhir 2023 mencapai 5,1%, naik dari 4,6% pada September.
  • PDB diperkirakan hanya naik 0,5% pada 2022 dan 2023. Inflasi PCE diperkirakan naik 0,3% menjadi 3,1% untuk 2023 dan 2,5% di 2024 dan PCE Inti menjadi 3,5% pada 2023. Tingkat pengangguran diperkirakan pada 3,7% tahun ini, dan menjadi 4,6% pada 2023

Ketua Fed Powell : kami telah membahas banyak hal, efek dari pengetatan belum terasa, memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, berharap kenaikan yang berlangsung sesuai untuk mendapat pembatasan yang cukup. Tingkat yang lebih tinggi akan membebani investasi. Terlalu dini berbicara pemotongan suku bunga karena fokusnya mendorong inflasi turun ke sasaran 2%

EIA : selama sepekan stok minyak mentah naik 10,23 juta barel menjadi 424,1 juta barel. Stok bensin naik 4,5 juta barel. Stok distilasi naik 1,36 juta barel. Di Cushing Oklahoma naik 426.000 barel

Emas melemah pada perdagangan hari Rabu kemarin, terutama pada hari Kamis dini hari tadi setelah Fed mengisyaratkan bahwa suku bunga akan tetap tinggi memasuki tahun baru. Terlalu dini untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga.

Dalam konferensi pers, Powell tegas mengatakan : “Fokus kami saat ini adalah benar-benar memindahkan sikap kebijakan kami ke salah satu yang cukup ketat untuk memastikan kembalinya inflasi ke target 2% kami dari waktu ke waktu, bukan pada penurunan suku bunga”

Meski Dolar Amerika sendiri juga melemah pada perdagangan Rabun kemarin, namun tampaknya pelaku pasar tampak sedikit terkejut dengan pernyataan Powell pada konferensi pers dini hari tadi yg secara umum di anggap Hawkish oleh market.

Emas spot turun 0,1% lebih rendah menjadi $1.808,09, setelah jatuh sebanyak 0,8%. Fed mengumumkan untuk menaikkan suku bunga setengah poin persentase yang diharapkan secara luas. Dan proyeksi setidaknya satu tambahan 75 basis poin kenaikan biaya pinjaman pada akhir tahun 2023.

Emas berjangka Amerika menetap 0,4% lebih rendah pada $1.818,70.

ENERGY

OIL menguat lebih dari $2 pada hari Rabu setelah OPEC dan Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan akan ada rebound permintaan selama tahun depan. Karena perkiraan kenaikan suku bunga USD diperkirakan akan semakin mereda seiring dengan melambatnya inflasi.

Kebocoran dan pemadaman Keystone Pipeline milik TC Energy belum juga selesai. Beberapa Para pejabat mengatakan pembersihan akan memakan waktu setidaknya beberapa minggu. Hal ini menjadi salah satu penopang harga OIL setidaknya untuk minggu minggu ini.

Oil sempat sedikit terkoreksi oleh laporan E.I.A yg mengatakan bahwa stok minyak mentah mingguan Amerika naik lebih dari 10 juta barel pekan lalu.

Terbesar sejak Maret 2021, didukung oleh rilis dari Strategic Petroleum Reserve dan karena penyulingan mengurangi aktivitas.

Namun Oil segera kembali menguat karena EIA juga melaporkan prediksi permintaan minyak mentah dari China yg dapat pulih tahun depan setelah kontraksi 400.000 bpd pada tahun 2022, menaikkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak 2023 menjadi 1,7 juta bpd dengan total 101,6 juta bpd.

OPEC juga ikut mengangkat hatga emas dengan perhitungannya yg mengatakan permintaan minyak akan tumbuh sebesar 2,25 juta barel per hari (bpd) selama tahun depan menjadi 101,8 juta bpd, dengan potensi kenaikan dari China, importir utama dunia.

  • Brent ditutup naik $2,02, atau 2,4%, menjadi $82,70 per barel.
  • West Texas Intermediate ditutup naik $1,94 menjadi $77,28.

Perlemahan Emas

Dolar melemah terhadap pada hari Rabu kemarin, dan semoat bergerak fliktuatif pada Kamis dini hari tadi setelah Federal Reserve Amerika menaikkan suku bunga setengah poin persentase seperti yang diperkirakan dan mengatakan akan perlu terus menaikkan suku bunga.

Namun USD kembali melemah Ketua Fed Jerome Powell menjawab pertanyaan dalam konferensi perss. Powell mengatakan bahwa The Fed memproyeksikan setidaknya 75 basis poin tambahan kenaikan biaya pinjaman pada akhir tahun 2023 serta peningkatan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang hampir terhenti.

Ini memberi pelaku pasar sedikit ruang utk bernafas lega, dan berfikir bahwa reli kenaikan suku bunga USD di tahun 2023 mungkin tidak akan seagresif yg terjadi di tahun 2022 ini.
– Indeks dolar di tutup turun 0,39% di kisaran level 103.590 dan terus melemah pada perdagangan Asia Kamis pagi ini hingga mencapai level 103.310

WhatsApp Image 2022 02 11 at 9.16.18 AM

DAILY FORECAST RABU 14 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST RABU 14 DESEMBER 2022

Focus News :
– 22:30 | USD | Crude Oil Inventories ( F: -3.4M , P: -5.2M )
– 02:00 | USD | Federal Funds Rate ( F: 4.50% , P: 4.00% ) & FOMC Statement
– 02:30 | USD | FOMC Press Conference
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review

– Departemen Tenaga Kerja AS : Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,1% tingkat bulanan pada November, naik 7,1% tingkat tahunan dibanding 7,7% di Oktober. Inflasi CPI inti naik 0,2% tingkat bulanan, dan turun menjadi 6,0% tingkat tahunan dibanding 6,3% di Oktober.
– Negosiator di Kongres AS mencapai kesepakatan mendanai pemerintah sampai akhir tahun fiskal saat ini (30 -9-2023). Untuk memenuhi tenggat waktu Jumat malam ketika dana yang ada habis. Pemungutan suara prosedural pertama pada undang-undang sementara (RUU omnibus) ditetapkan pada hari Rabu. Perkiraan akan mencakup pendanaan hingga $ 1,5 triliun

– API : memperkirakan stok minyak mentah AS selama sepekan naik 7,819 juta barel. Stok bensin naik 877.000 barel. Stok distilat naik 3,9 juta barel. Di Cushing Oklahoma naik 640.000 barel
– TC Energy Corp. : pipa minyak Keystone sebagian dapat dimulainya kembali pada Rabu dan dapat kembali secara penuh pada 20 Desember. Cuaca buruk turut menghambat upaya memulai kembali.
Emas melonjak lebih dari 2% pada hari Selasa malam tadi ke level tertinggi dalam lebih dari lima bulan terakhir. Data menunjukkan kenaikan harga konsumen Amerika yang lebih kecil dari perkiraan, rilis data tersebut memperkuat keyakinan bahwa akan terjadinya perlambatan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve.

Kenaikan Harga

indeks dolar turun lebih dari 1% ke level terendah hampir enam bulan, membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Yield Treasury Note 10-year Amerika juga tergelincir jatuh.
– Emas spot naik 2,1% pada $1.817,64, ini merupakan level tertinggi sejak 30 Juni.
– Emas berjangka Amerika naik 2,2% menjadi $1.830,90.
Emas melonjak lebih dari 2% pada hari Selasa malam tadi ke level tertinggi dalam lebih dari lima bulan terakhir, setelah data menunjukkan kenaikan harga konsumen Amerika yang lebih kecil dari perkiraan. Rilis data tersebut memperkuat keyakinan bahwa akan terjadinya perlambatan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve.

Minyak Mentah

OIL juga menguat, melonjak di atas $80 per barel pada hari Selasa kemarin dan mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam lebih dari sebulan terakhir, karena pelaku pasar membeli aset berisiko setelah data Amerika menunjukkan perlambatan inflasi.
Pasar juga didukung oleh kekhawatiran tentang gangguan pasokan yg berlarut larut, termasuk penutupan yang sedang berlangsung dari pipa minyak mentah Keystone Kanada ke Amerika Serikat setelah kebocoran besar minggu lalu.

Oil sedikit terkoreksi jelang penutupan perdagangan harian setelah laporan cadangan minyak mentah mingguan dari A.P.I di rilis.
A.P.I melaporkan Jimlah Cadangan Minyak Mentah mingguan Amerika meningkat 7,8 juta barel untuk minggu yang dihitung hingga tanggal 9 Desember, melebihi penurunan sejumlah 6,4 juta barel yang dilaporkan oleh API untuk minggu sebelumnya dan melebihi Forecast yg menghitung penurunan sejunlah 3,9 juta barel.

Data API juga menunjukkan persediaan bensin naik sekitar 877.000 barel pekan lalu, dan stok sulingan naik 3,9 juta barel.

– Brent di tutup naik di $80,68 per barel, naik $2,69, atau 3,5%.
– West Texas Intermediate di tutup di $75,39 per barel, naik $2,22, atau 3%.
Kedua kontrak mencatat kenaikan harian terbesar sejak 4 November.

DAILY FORECAST SELASA 13 DESEMBER 2022

Daily Forecast hari ini, Emas melemah pada hari Senin karena para pelaku pasar menunggu rilis data inflasi Amerika nanti malam dan keputusan kenaikan suku bunga Federal Reserve minggu ini.

CPI Amerika diperkirakan mengalami penurunan, baik dalam basis bulanan ataupun tahunan, demikian juga dengan Core CPI, di forecast menurun, menandakan inflasi di Amerika mulai mereda.

Bank sentral sementara secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan terakhir tahun 2022 yang dijadwalkan pada Kamis dini hari lusa.
– Emas spot turun 0,9% ke $1.780,19.
– Emas berjangka Amerika di tutup 1% lebih rendah pada $1.792,30.

Minyak Mentah

OIL melonjak naik sekitar $2 per barel pada hari Senin di tengah kegelisahan berkurangnya pasokan, karena pipa utama yang memasok Amerika Serikat ditutup dan Rusia mengancam pengurangan produksi bahkan ketika pembatasan COVID-19 yang dilonggarkan China mendukung prospek permintaan bahan bakar.

Potensi pemadaman berkepanjangan pipa minyak mentah Keystone Kanada ke Amerika membantu membalikkan harga.
Perbaikan Keystone Pipeline tampaknya memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan. Diperkirakan bisa meningkatkan kemungkinan penurunan stok lebih lanjut di Cushing penampungan minyak mentah.

Pelaku pasar energy khawatir tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan dan memulai kembali pipa minyak Keystone, setelah lebih dari 14.000 barel minyak bocor minggu lalu, tumpahan minyak mentah Amerika terbesar dalam hampir satu dekade.
– Brent berjangka di tutup $77,99 per barel, naik $1,89 atau 2,5%.
– West Texas Intermediate menutup perdagangan harian di $73,17 per barel, naik $2,15, atau 3%.

Focus News

– 18:00 | GBP | BoE Gov Bailey Speaks
– 20:30 | USD | CPI y/y ( F: 7,3% , P: 7,7% )
– 20:30 | USD | Core CPI y/y ( F: 6,1% , P: 6,3% )
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review :
– China bergerak menghentikan tindakan lockdown Covid-19, berhenti melacak beberapa perjalanan yang berpotensi mengurangi karantina. Shanghai turut mengumumkan bahwa mereka akan menganggap semua distrik sebagai “tidak berisiko Covid” mulai Selasa, 13 Desember

 

DAILY FORECAST SENIN 12 DESEMBER 2022

WhatsApp Image 2022 02 11 at 9.16.18 AM

DAILY FORECAST

DAILY FORECAST SENIN 12 DESEMBER 2022

Focus News :
– 14:00 | GBP | GDP m/m ( F: 0.4% , P: – 0.6% )
– Fokus minggu ini : Selasa : data indikator inflasi IHK AS. Rabu : data AS pada aplikasi hipotek, harga ekspor impor, pertemuan Federal Reserve (yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga 50bps meskipun fokus akan berada pada proyeksi ekonomi terbaru bank sentral) dan konferensi pers Ketua Fed Powell.

Pada hari Kamis : data AS pada klaim awal pengangguran, penjualan ritel, produksi industri, dan investasi bisnis. Pertemuan ECB (diperkirakan menaikkan bunga sebesar 50 bps) dan pidato Presiden ECB Christine Lagarde. Pertemuan BOE Inggris (diperkirakan menaikkan bunga 50 bps. Jumat : data AS pada layanan jasa dan manufaktur PMI, serta hari terakhir RUU pendanaan pemerintah AS untuk menghindari shutdown pemerintahan
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review :
– Departemen Tenaga Kerja AS : Indeks Harga Produsen (PPI) turun menjadi 7,4% pada November dari 8,1% pada Oktober. PPI Inti turun tipis menjadi 6,2% dari 6,7%. Basis bulanan, PPI Inti naik mencapai 0,4% (dari 0,1%), dan PPI tidak berubah pada 0,3%
– Universitas Michigan : sentimen konsumen AS membaik pada Desember menjadi 59,1 dari bulan lalu 56,8
– Baker Hughes : jumlah rig pengeboran aktif minyak mentah di AS selama sepekan turun 2 rig menjadi 625
– Turki menjadi batu sandungan Barat atas rencana pembatasan harga minyak Rusia. Turki telah menolak aturan asuransi meski ada tekanan dari pejabat Barat. “Sebanyak 28 kapal tanker minyak berada dalam antrian yang berusaha meninggalkan selat Bosporus dan Dardanella”
– Presiden China Xi : China akan membeli minyak dan gas Arab Saudi dalam yuan, langkah untuk menetapkan mata uangnya secara internasional dan melemahkan dolar AS pada perdagangan dunia. China dan Arab turut menandatangani beberapa kesepakatan kemitraan strategis dan ekonomi lainnya berkisar energi

WHAT HAPPENED WITH GOLD & OIL LAST NITE 7/7/22

WhatsApp Image 2022 02 11 at 9.16.18 AM

WHAT HAPPENED WITH GOLD & OIL LAST NITE 7/7/22

WHAT HAPPENED WITH GOLD & OIL LAST NITE

Gold turun di kuartal terburuknya sejak awal 2021 dan sempat test kekuatan level 1800.
Harga emas melemah menuju catatan kuartal-an terburuk dalam lima kuartal terakhir

Karena proyeksi sikap hawkish dari bank sentral di negara negara besar yg akhirnya meredupkan daya tarik untuk aset safe haven emas.

Emas sempat melambung setelah data ekonomi US menunjukkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi tidak bergerak dari level 6,3%, sama dengan data terakhir di bulan April.

Namun, harga emas dengan cepat bergerak kembali ke kisaran ketat selama beberapa sesi terakhir.

Data tersebut awalnya memberi para pedagang gagasan bahwa karena inflasi tidak lebih buruk dari bulan lalu, mungkin The Fed tidak akan begitu agresif, membantu emas.

Namun, pasar masih sangat bearish dan penjual spekulatif masuk untuk mendorong harga turun.

Spot gold turun 0,6% menjadi $1.806,55 per oz, bergerak di jalur pelemahan lebih dari 6% untuk kuartal ini.

Emas berjangka Amerika turun 0,6% pada $1,807,3.

OIL

OIL turun sekitar 2% ke level terendah dalam 12-minggu terakhir dan bergerak fluktuatif pada hari Rabu kemarin.

Melanjutkan pelemahan besar hari sebelumnya karena para pelaku pasar semakin khawatir permintaan energi akan terpukul dalam potensi resesi global.

Kedua acuan minyak mentah dunia (Brent dan WTI) naik lebih dari $2 per barel di awal kekhawatiran pasokan dan kemudian jatuh turun lebih dari $4 per barel.

Minyak mentah berjangka telah bergerak sangat fluktuatif selama berbulan-bulan.

Berbagai alasan, termasuk “penurunan perdagangan minyak sebagai lindung nilai inflasi, menguatnya dolar, dana lindung nilai yang bereaksi terhadap momentum harga minyak negatif, lindung nilai produsen.

kekhawatiran pembatasan mobilitas baru di China menjadi faktor penekan harga minyak mentah tad malam.

Sementara itu, Impor minyak mentah China dari Rusia pada Mei melonjak 55% dari tahun sebelumnya ke rekor tertinggi.

Rusia menggantikan Arab Saudi sebagai pemasok utama, dengan penyulingan mengambil pasokan yang didiskon karena negara-negara Barat memberi sanksi kepada Moskow atas invasinya ke Ukraina.

A.P.I melaporkan Persediaan minyak mentah Amerika meningkat sekitar 3,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Juni.

Membalik perkiraan pasar yg justru menghitung penurunan sejumlah 3,8 juta barel.

Data API juga menunjukkan bahwa persediaan bensin turun 1,8 juta barel pekan lalu

Sementara stok sulingan turun sekitar 635.000 barel.

Brent berjangka untuk pengiriman September turun $2,08, atau 2,0%, menjadi menetap di $100,69 per barel.

WTI turun 97 sen, atau 1,0%, di tutup pada $98,53.
Kedua acuan harga minyak mentah duni tersebut ditutup pada level terendah sejak 11 April, di wilayah oversold secara teknis untuk hari kedua berturut-turut.

Coba demo trading di victory?