DAILY FORECAST RABU 21 DESEMBER 2022

DAILY FORECAST RABU 21 DESEMBER 2022

Focus News :

– 22:00 | USD | CB Consumer Confidence ( F: 101.0 , P: 100.2 )

– 22:00 | USD | Existing Home Sales ( F: 4.20M , P: 4.43M )

– 22:30 | USD | Crude Oil Inventories ( F: 2.5M , P: 10.2M )

*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

 

Market Review :

– Biro Sensus AS : izin mendirikan bangunan turun 11,2% menjadi 1,34 juta izin pada November dari 1,51 juta izin pada Oktober. Pembangunan perumahan turun 0,5% menjadi 1,427 juta unit dari 1,434 juta unit

– API : selama sepekan, stok minyak mentah AS turun 3,069 juta barel, stok bensin naik 4,51 juta barel, stok distilat naik 830.000 barel, di Cushing Oklahoma naik 840.000 barel

– Senat AS memajukan tagihan RUU pendanaan pemerintah setebal 4.155 halaman dan mencapai hingga $ 1,66 triliun, yang disebutkan turut akan membatalkan penjualan SPR ‘tertentu’. Senat akan melakukan pemungutan suara awal pada hari Selasa. Mencegah penutupan pemerintah pada Sabtu, dimana kebuntuan dapat berlarut-larut bila Republik mengambil kendali DPR pada 3 Januari

Ancaman Bencana Alam

– Badai yang kuat diperkirakan akan menghantam AS, menjadi apa yang disebut sebagai siklon bom. Membawa udara dingin dan badai salju besar yang dapat menutup wilayah Midwest dan Great Lakes hingga Chicago pada Kamis dan Jumat, sebelum ke timur. Dapat menyebabkan penurunan suhu ke seluruh negeri, menimbulkan risiko infrastruktur energi serta mengganggu perjalanan darat dan udara

– Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga di -0,1%, tetapi memperlebar yield curve control (YCC) menjadi 50 bps (dari 25 bps). YCC merupakan kebijakan BoJ yang menahan imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun dekat dengan 0%. Ketika yield mulai menjauhi 0% maka BoJ akan melakukan pembelian obligasi. Pembelian tersebut artinya menyuntik likuiditas ke perekonomian, memberi dukungan ke yen

Emas menguat melonjak lebih dari 1% pada hari Selasa kemarin, memanfaatkan pelemahan USD yg terpukul oleh penguatan mata uang YEN Jepang.

 

Dilain hal, data sektor perumahan Amerika yg melemah ikut membantu menekan USD dan menjadi bahan bakar tambahan utk penguatan Emas.

– Emas spot naik 1,6% menjadi $1.815,10.

– Emas berjangka Amerika naik 1,5% pada $1.825,4.

Minyak Mentah Amerika

* OIL menguat pada hari Selasa dalam perdagangan yang fluktuatif karena prospek yang memburuk untuk badai musim dingin utama di Amerika. Memicu kekhawatiran bahwa jutaan orang Amerika mungkin mengurangi rencana perjalanan liburan selama musim liburan.

Oil sempat melemah oleh berita berita bahwa TC Energy Corp mengajukan rencananya untuk memulai kembali pipa Keystone kepada regulator Amerika. Setelah hampir dua minggu pipa 622.000 barel per hari (bpd) pecah dalam tumpahan minyak terburuk di Amerika Serikat dalam sembilan tahun.

OIL berbalik menguat setelah A.P.I melaporkan Persediaan minyak mentah Amerika turun 3,1 juta barel untuk minggu yang dihitung hingga tanggal 14 Desember. Berbanding terbalik dibandingkan dengan peningkatan 7,8 juta barel yang dilaporkan oleh API untuk minggu sebelumnya.

– ditutup naik 19 sen, atau 0,2%, menjadi $79,99 per barel sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup naik 90 sen pada $76,09 per barel.

Dolar Amerika jatuh melemah pada hari Selasa kemarin setelah Bank of Japan mengejutkan pasar dengan perubahan kebijakan. Membuka jalan bagi berakhirnya kebijakan moneter ultra-akomodatif negara itu.

Bank Of Japan

Kemarin Bank of Japan mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol seperti yang diharapkan secara luas. Tetapi juga memperluas kisaran fluktuasi imbal hasil obligasi pemerintah menjadi antara negatif 0,5% dan 0,5%, dari kisaran negatif 0,25% hingga 0,25%.

Sebagai pengingat, Jepang adalah negara kreditur terbesar di dunia, yang berarti ada kumpulan besar uang tunai yang berpotensi menunggu untuk pulang ke tingkat pengembalian yang lebih tinggi.

Posisi net investasi internasional Jepang (selisih antara stok aset yang dimilikinya di luar negeri dan stok aset Jepang yang dipegang oleh orang asing) adalah lebih dari $3 triliun.

Dari fundamental ekonomi makro Amerika, data yg di rilis semalam secara umum buruk, ijin pendirian rumah menurun. meski di mulainya pengerjaan pembangunan melebihi Perkiraan, namun mengalami stagnasi dari bulan sebelumnya.

– Indeks Dolar melemah hingga 103.390 dan menutup perdagangan harian pada level 103.560

DAILY FORECAST SELASA 20 DESEMBER 2022