Pergerakan Berlebihan Di Pasar Mata Uang

Suku Bunga Referensi USD/CNY

Pergerakan Berlebihan Di Pasar Mata Uang

Dolar sedikit menguat pada hari Senin terhadap sejumlah mata uang utama dan naik terhadap yen yang berada di bawah pengawasan intervensi setelah menteri keuangan Jepang memperingatkan pekan lalu tentang pergerakan berlebihan di pasar mata uang.
Dolar awalnya melemah di tengah berita manufaktur Amerika. Merosot lebih lanjut pada Juni ke level yang terakhir terlihat ketika ekonomi terhuyung-huyung dari gelombang awal pandemi COVID-19.

Institute for Supply Management (ISM) mengatakan PMI manufaktur turun menjadi 46,0 dari 46,9 pada Mei, pembacaan terendah sejak Mei 2020. Ini menandai bulan kedelapan berturut-turut PMI berada di bawah ambang batas 50 yang menunjukkan kontraksi.
Tadi malam kunci nya justru ada pada Manufacturing Prices yg menunjukkan harga yang dibayarkan. Yang jauh lebih lemah dari yang diperkirakan.
ISM Manufacturing Prices (harga yang dibayarkan oleh produsen) turun menjadi 41,8 di bulan Juni dari 44,2 di bulan sebelumnya. Karena hambatan dalam rantai pasokan mereda dan biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan.

Yield Treasuries dua tahun-nan yang sensitif terhadap suku bunga pada awalnya turun karena berita tersebut. Sebelum kemudian berbalik naik lebih tinggi, seperti halnya dolar. Yield Dua tahun-nan mencapai level tertinggi dalam hampir empat bulan di 4,963%.

Indeks dolar , ukuran mata uang Amerija terhadap enam mata uang lainnya, naik 0,039%.

Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/yen-tentative-dollar-soft-traders-weigh-fed-rate-hike-path-2023-07-03/

Kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi China

Kekhawatiran Tentang Perlambatan Ekonomi Global

Harga Oil turun 1% pada hari Senin. Karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global dan kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika melebihi ķekhawatiran pemotongan pasokan yang diumumkan untuk Agustus oleh eksportir utama Arab Saudi dan Rusia.
Minyak mentah Brent berjangka turun 1%, atau 76 sen. Menjadi $74,65 per barel sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 1,2%, atau 85 sen, menjadi $69,79.

Arab Saudi pada hari Senin mengatakan akan memperpanjang pemotongan sukarela satu juta barel per hari (bpd). Untuk satu bulan lagi termasuk Agustus, kata kantor berita negara.
Tapi harga bergerak lebih rendah setelah survei bisnis menunjukkan aktivitas pabrik global merosot pada bulan Juni. Karena permintaan yang lesu di China dan di Eropa menutupi prospek eksportir.
Kekhawatiran perlambatan ekonomi lebih lanjut mengurangi permintaan bahan bakar tumbuh pada hari Jumat. Karena inflasi AS terus melampaui target 2% bank sentral, memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Suku bunga AS yang lebih tinggi dapat memperkuat dolar. Membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Rusia, yang berusaha untuk memperketat pasokan minyak mentah global dan meningkatkan harga sejalan dengan Arab Saudi. Mengurangi ekspor minyak sebesar 500.000 barel per hari pada Agustus, kata Wakil Perdana Menteri Alexander Novak.

Pemotongan berjumlah 1,5% dari pasokan global dan menjadikan total yang dijanjikan oleh produsen minyak OPEC+ menjadi 5,16 juta barel per hari.
Riyadh dan Moskow telah berusaha menopang harga. Brent telah turun dari $113 per barel tahun lalu, dilanda kekhawatiran perlambatan ekonomi dan persediaan yang melimpah.

Source:https://www.reuters.com/markets/commodities/oil-prices-slip-global-economic-slowdown-fears-2023-07-03/

minyak amerika mingguan

Pelaku Pasar Energi Khawatir

OIL menguat pada hari Jumat tetapi membukukan kerugian kuartal keempat berturut-turut. Pelaku pasar energi khawatir bahwa aktivitas ekonomi global yang lesu dapat mengurangi permintaan bahan bakar.

– Brent crude futures untuk pengiriman Agustus yang berakhir pada hari Jumat, ditutup naik 56 sen, atau 0,8%, menjadi $74,90. Dalam tiga bulan hingga akhir Juni, kontrak selesai turun 6%.
– West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 78 sen, atau 1,1% pada $70,64 per barel. Ini membukukan penurunan kuartalan kedua berturut-turut, turun sekitar 6,5% dalam tiga bulan terakhir.

Selama seminggu kemarin, Harga Oil berada di bawah tekanan dari kenaikan suku bunga di negara-negara besar serta pemulihan manufaktur dan konsumsi China yang lebih lambat dari perkiraan.

Tanda-tanda penguatan aktivitas ekonomi Amerika dan penurunan tajam dalam persediaan minyak Amerika pekan lalu memberikan beberapa dorongan rebound.

Untuk Jumat kemarin, minyak mentah didukung oleh laporan Departemen Perdagangan Amerika. Menunjukkan inflasi tahunan naik bulan lalu pada laju paling lambat dalam dua tahun terakhir.

Tanda tanda inflasi yang menurun walaupun secara moderat “dianggap” bisa menahan Federal Reserve dari kenaikan suku bunga lagi.

Pasar energi juga didukung oleh revisi naik permintaan minyak mentah dan produk olahan di Amerika Serikat.

Permintaan untuk produk minyak mentah dan minyak turun tipis menjadi 20,446 juta barel per hari di bulan April. Tetap kuat secara musiman, menurut data EIA.

Harga juga mendapat dukungan dari rencana Arab Saudi untuk memangkas produksi lebih lanjut sebesar 1 juta barel per hari pada Juli di samping kesepakatan OPEC+ yang lebih luas untuk membatasi pasokan hingga 2024.

Sementara itu, Perusahaan energi Amerika minggu lalu memangkas jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi selama sembilan minggu berturut-turut. Untuk pertama kalinya sejak Juli 2020, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes.

Imbal Hasil 10 Tahun Lebih Rendah

Imbal Hasil 10 Tahun Lebih Rendah

Krisis perbankan “membawa imbal hasil 10 tahun lebih rendah. Diperkirakan bahwa Fed harus berhenti menaikkan suku bunga … yang semuanya terlempar keluar dengan kenaikan suku bunga terakhir (menekan emas)

Emas bergerak naik pada Jumat kemarin. Terbantu oleh data PCE yg turun secata moderat dan melemahkan USD. Namun emas masih membukukan penurunan kuartalan pertama dalam tiga kwartal terakhir.

Emas spot naik 0,5% menjadi $1.917,94 per ons pada pukul 13:46 EDT (1746 GMT). Emas berjangka AS menetap 0,6% lebih tinggi pada $1.929,40.
Harga telah turun 2,5% kuartal ini, turun dari level tertinggi sepanjang masa di $2.072 pada bulan Mei. Yang disebabkan oleh kekhawatiran tentang kesehatan sektor perbankan AS, hingga di bawah $1.900 pada hari Kamis.

Indeks dolar dan imbal hasil Treasury 10 tahun sama-sama ditetapkan untuk naik pada kuartal ini, mengikis daya tarik emas bagi investor yang memegang mata uang lain. 
Pengeluaran konsumen AS stagnan di bulan Mei, sementara indeks pengeluaran konsumsi pribadi yang disukai Fed naik pada laju tahun-ke-tahun sebesar 3,8%, berkurang dari laju 4,3% di bulan April.
Harga emas naik setelah data tersebut, karena para pedagang bertaruh Fed sedikit kurang terkunci pada kenaikan suku bunga Juli, memangkas peluangnya menjadi 84% dari hampir 90% sebelumnya.

Kenaikan suku bunga mengangkat imbal hasil obligasi dan pada gilirannya meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Dalam jangka pendek, prospek akan ada lebih banyak kenaikan suku bunga USD dikombinasikan dengan kenaikan imbal hasil riil Amerika ke atau mendekati siklus tertinggi dapat menimbulkan tantangan lanjutan untuk emas.

Source:https://www.reuters.com/article/global-precious/precious-gold-heads-for-quarterly-fall-as-more-rate-hikes-loom-idUSL4N38M2ZA

Kenaikan Suku Bunga Kumulatif

Kenaikan Suku Bunga Kumulatif

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde menyampaikan pidato pengantar pada hari kedua Forum ECB tentang Perbankan Sentral, di Sintra, pada hari Selasa kemarin.

Beberapa kata kunci dari pidato Lagarde :
Kita harus memastikan bahwa ekspektasi inflasi tetap berlabuh saat proses mengejar upah berjalan.

Kami belum melihat dampak penuh dari kenaikan suku bunga kumulatif yang telah kami putuskan sejak Juli lalu.

jika perusahaan mendapatkan kembali 25% dari margin keuntungan yang hilang yang diperkirakan oleh proyeksi kami. Inflasi pada tahun 2025 akan jauh lebih tinggi dari garis dasar – hampir 3%.

Kecil kemungkinan bahwa dalam waktu dekat bank sentral akan dapat menyatakan dengan keyakinan penuh bahwa suku bunga puncak telah tercapai.

Inilah sebabnya mengapa kebijakan kami perlu diputuskan rapat demi rapat dan harus tetap bergantung pada data.

Tarif ( Suku Bunga) akan tetap tinggi selama diperlukan.

Source:https://www.cnbc.com/2023/06/27/lagarde-says-inflation-still-too-high-in-euro-area-cannot-declare-victory-yet-.html

Kamis Dolar Melemah

Mengurangi Kekhawatiran Potensi Terjadinya Resesi

Dolar Amerika melemah pada hari Selasa kemarin. Terpukul oleh kembalinya sentiment Resiko (Risk Appetite). Setelah sejumlah rilis data ekonomi menunjukkan pertumbuhan ekonomi Amerika terjaga dengan baik dan mengurangi kekhawatiran potensi terjadinya resesi. Yang pada akhirnya kondisi tersebut lebih memihak pasar saham ketimbang aset aset Safe Haven.

Tingkat Kepercayaan Konsumen (dari Conference Board) naik menjadi 109,7 pada Juni. Tertinggi sejak Januari 2022, dari 102,5 pada bulan sebelumnya.

Sementara Data penjualan rumah baru keluarga tunggal di bulan Mei dan harga rumah di bulan April juga menunjukkan pasar perumahan telah mampu mengatasi kenaikan suku bunga USD.

Sepanjang minggu ini, sementara tidak ada indikasi bahwa resesi akan datang. Tidak terlihat di statistik mana pun. Yang ada adalah paradigma sejarah di mana ketika Fed menaikkan suku bunga dengan kecepatan sekarang sedang terjadi “biasanya” akan terjadi resesi. Yang tadi malam paradigma tersebut tergerus meski masih harus menunggu beberapa data utama lainnya hingga akhir awal bulan Juli nanti.

– Indeks dolar turun 0,234% pada 102,490.

Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/dollar-holds-firm-ahead-us-durable-goods-housing-data-2023-06-27/

Pengurangan Produksi Arab Saudi

Saldo persediaan minyak mentah mingguan Amerika

A.P.I CRUDE OIL INVENTORIES
Saldo persediaan minyak mentah mingguan Amerika turun 2,408 juta barel selama pekan yang berakhir 23 Juni. (Laporan dari American Petroleum Institute). Kelompok industri perminyakan tersebut melaporkan penurunan minyak mentah sebesar 1,246 juta barel pada minggu lalu. Yang dihitung hingga tanggal 16 Juni.

Terlepas dari penarikan minyak mentah. API mengutip peningkatan 1,45 juta barel minggu lalu di hub Cushing, Oklahoma yang menerima pengiriman minyak mentah AS. Pada minggu sebelumnya, API melaporkan pembangunan Cushing sebanyak 50.000 barel.

Di sisi bahan bakar, API melaporkan penurunan persediaan bensin sebesar 2,85 juta barel dan peningkatan stok sulingan sebesar 0,777 juta barel. Pada minggu sebelumnya, mencatat peningkatan 2,935 juta barel untuk bensin dan penurunan 0,301 juta untuk sulingan

Source:https://www.api.org/news-policy-and-issues/news#sort=%40z95xdate%20descending

Harga emas turun

Emas di tutup melemah tipis

Emas di tutup melemah tipis. Harga emas turun hampir 2% pada minggu sebelumnya dan menyentuh level terendah sejak pertengahan Maret pada hari Jumat karena komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve. Yang mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk menahan inflasi yang sulit dikendalikan. Setelah sempat bergerak naik di pertengahan sesi Asia hingga awal sesi Amerika pada perdagangan Senin kemarin. Sedikit lonjakan emas yg terjadi utamanya disebabkan oleh situasi “kejutan” yg terjadi di Russia. Yg pada akhirnya mengalir menghilang begitu saja, dan emas segera kembali berbalik terkoreksi. Hingga menutup perdagangan tipis dibawah level pembukaan harian. Suku bunga tinggi mengurangi minat untuk berinvestasi pada emas yang tidak menghasilkan bunga, padahal emas dianggap sebagai investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

Dikabarkan pasukan Mercenary Russia (yg terkenal dengan sebutan pasukan Wagner Mercenaries) sempat melakukan “pemberontakan” dengan menguasai sebuah distrik militer di wilayah kota Rostov di Rusia selatan. Namun kelanjutan kabar dari pemberontakan tersebut segera berangsur menghilang. Setelah pemimpin pasukan tersebut, Yevgeny Prigozhin, mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menggulingkan Presiden Putin. Bahkan beberapa sumber menyebutkan dia mendadak menarik mundur pasukannya. Dan dia di kirim ke wilayah Belarusia di bawah kesepakatan yang dimediasi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Pelaku pasar kini akan kembali fokus pada beberapa event ekonomi penting minggu ini. Diantaranya laporan Inflasi dari Canada dan Jerman, GDP Amerika. Pertemuan para Ketua Bank Sentral negara pada ebuah diskusi panel yg diselenggarakan oleh ECB. Dan tentunya yg dinanti oleh pelaku pasar adalah laporan PCE Amerika.

– Emas spot naik 0,2% menjadi $1,924.78 per oz.
– Emas berjangka Amerika di tutup 0,2% lebih tinggi pada $1,933.80.

SOurce : https://www.reuters.com/markets/commodities/gold-prices-edge-up-weaker-dollar-2023-06-26/

 

Info Berita Lain

Harga emas hari Jumat mencatatkan persentase penurunan

BAKER HUGHES.Co WEEKLY REPORT

Kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi China

Pasukan Tentara Bayaran Andalan Russia

OIL juga di tutup melemah tipis pada perdagangan hari Senin dengan range yg cukup sempit. Secara umum Oil sebenarnya bergerak sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pergerakan hari Jumat. Oleh beberapa kalangan disebabkan oleh kabar seputar kondisi geo-Politik di Russia yg sempat guncang karena pasukan tentara bayaran andalan Russia dikabarkan melakukan pemberontakan.

Namun kabar tersebut segera berangsur mereda. Setelah pemimpin pasukan yg dikenal dengan Wagner Group tersebut menarik mundur pasukannya dari wilayah kota Rostov dan pemimpinnya bergerak kembali ke wilayah Belarusia. ‘Perusahaan Militer Swasta “Wagner”‘, adalah sebuah organisasi paramiliter Rusia. Kelompok ini digambarkan sebagai perusahaan militer swasta (PMC), jaringan tentara bayaran atau tentara swasta de facto Presiden Rusia Vladimir Putin. Kelompok ini beroperasi di luar hukum di Rusia, di mana perusahaan militer swasta secara resmi dilarang di negara itu
Bentrokan antara Moskow dan kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner, berhasil dihindari pada hari Sabtu. Setelah tentara bayaran bersenjata lengkap menarik diri dari kota Rostov, Rusia selatan, di bawah sebuah kesepakatan yang menghentikan gerak maju mereka yang cepat ke ibukota.

Namun, kejadian ini telah menimbulkan pertanyaan mengenai cengkeraman kekuasaan Presiden Vladimir Putin. Dan beberapa kekhawatiran mengenai kemungkinan terganggunya pasokan minyak Rusia.

– Brent futures naik 33 sen atau sebesar 0.5%, dan menutup perdaganga harian pada $74.18 per barrel.
– WTI futures naik 21 sen, atau sebesar 0.3%, untuk menutup perdagangan harian pada $69.37 per barrel.

 

Source:https://www.reuters.com/markets/commodities/oil-markets-shrug-off-russian-political-turmoil-2023-06-26/

Suku Bunga Referensi USD/CNY

Menjelang Rilis Data Gubernur Bank Sentral

Indeks Dolar di tutup melemah tipis dan bergerak dalam range yg cenderung kecil menjelang rilis data gubernur bank sentral dan inflasi dari beberapa negara. Tidak ada hal istimewa yg terjadi pada perdagangan hari Senin kemarin. Market berjalan stabil ditengah minimnya data ekonomi makro.
– Indeks dolar turun 0,049% pada 102,680. Minggu ini, Amerika akan melaporkan Pesanan Barang Tahan Lama. Sementara Kanada akan merilis data inflasi. Forum ECB akan menarik perhatian pelaku pasar. Banyak gubernur bank sentral yang akan hadir dan berbicara. Pembicaraan akan dimulai hari Selasa malam nanti menjelang panel pada hari Rabu yang akan dihadiri oleh Powell, Bailey, dan Lagarde. Pembahasan Geopolitik juga ada dalam agenda.

Nilai tukar mata uang USD juga bergerak bervariasi terhadap beberapa rival utamanya. Melemah terhadap Yen jepang, setelah Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional Masato Kanda mengatakan bahwa Jepang tidak mengesampingkan opsi apapun dalam menanggapi kemungkinan pergerakan mata uang yang berlebihan.
Yen Jepang menguat 0,16% terhadap dolar AS pada 143,48 per dolar. Bank of Japan terakhir kali mengintervensi yen ketika diperdagangkan di sekitar 145 per dollar.

Sementara terhadap mata uang EURO, USD cenderung melemah. Euro naik 0,21% ke $1,0912 menjelang pidato Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde di Forum ECB tentang Perbankan Sentral di Sintra.

SOurce=>>https://www.reuters.com/markets/currencies/dollar-steady-investors-ponder-over-global-rates-economic-outlook-2023-06-26/