Drone Rusia jatuh di Wilayah NATO

Drone Rusia

Drone Rusia

Puing-puing drone Rusia dilaporkan jatuh ke wilayah Rumania senin lalu. Drone kamikaze buatan Iran jatuh ketika Rusia membombardir pelabuhan Izmail Ukraina, yang dekat dengan perbatasan Rumania. Rumania yang merupakan anggota NATO dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengevakuasi kota perbatasannya, Plauru

Walikota sekitar, Tudor Chernega, dilaporkan telah mengadakan pertemuan dengan menteri pertahanan. Ia menyarankan mengevakuasi penduduk Plauru, yang terletak sekitar 300 meter (328 yard) dari pelabuhan Izmail di Sungai Danube di wilayah Odesa selatan itu.

“Penduduk kota perbatasan harus secara sukarela mengungsi karena serangan rutin Rusia terhadap tetangganya,” katanya

“Saya perlu menghubungi penduduk setempat, dan mereka yang ingin merelokasi secara sukarela harus diberikan kondisi yang sama seperti warga Ukraina-yakni akomodasi dan makanan,” kata walikota.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan analisis teknis akan dilakukan untuk “menentukan asal dan karakteristik” puing-puing yang jatuh di wilayahnya. Ukraina sendiri mengaku penjaga perbatasannya telah mencatat dua ledakan di tanah Rumania.

Sementara itu, mengutip CNBC International, Menteri Pertahanan Rumania Angel Tilvar mengatakan drone ini merupakan kedua yang jatuh dalam minggu ini. Ia merujuk ada pelanggaran yang tak dapat diterima.

“Identifikasi pecahan pesawat tak berawak baru yang dilakukan otoritas Rumania di wilayah Rumania dekat perbatasan dengan Ukraina… menunjukkan terjadinya pelanggaran yang tidak dapat diterima di wilayah udara Rumania, yang merupakan negara NATO, dengan risiko nyata terhadap keamanan warga Rumania di wilayah tersebut,” katanya.

 

Menteri Luar Negeri Rumania Iulian Fota bertemu dengan diplomat Rusia pada hari yang sama untuk menyampaikan “protes Rumania terhadap pelanggaran wilayah udara Rumania,” kata kementerian luar negeri.

Fota “dengan tegas meminta pihak Rusia untuk menghentikan tindakan terhadap penduduk dan infrastruktur Ukraina, termasuk tindakan yang akan mengancam keselamatan dan keamanan warga Rumania di wilayah tersebut.”

Presiden Rumania Klaus Iohannis dan Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada Sabtu bahwa mereka membahas penemuan tersebut melalui panggilan telepon.

Stoltenberg mengatakan di X, sebelumnya Twitter, “tidak ada indikasi niat untuk menyerang NATO, tetapi serangan tersebut mengganggu stabilitas.”

NATO

Dia juga menyambut baik keputusan AS untuk mengerahkan lebih banyak jet tempur F-16 untuk pengawasan udara NATO.

NATO beranggotakan 31 negara. Dalam aturan NATO, serangan pada satu negara, adalah serangan pada 30 negara lainnya.

NATO mengatakan mereka mempunyai “solidaritas yang kuat” dengan Rumania. Aliansi pimpinan AS itu juga menegaskan tengah memantau situasi.

“Kami terus memantau situasi dengan cermat, dan kami tetap menjalin kontak dekat dengan sekutu kami,” kata NATO.

 

(sumber:/CNBC/TEMPO)