Suku Bunga Kebijakan Bank Sentral

Pasar Saham Amerika

Suku bunga kebijakan bank sentral

Dolar jatuh terhadap sejumlah mata uang lainnya pada hari Rabu (Kamis dini hari tadi). Setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin persentase. Mengutip inflasi yang masih tinggi sebagai alasan untuk apa yang sekarang menjadi suku bunga kebijakan bank sentral Amerika tertinggi dalam 16 tahun.

Kenaikan ini membawa SB acuan overnight di kisaran 5,25% hingga 5,50%. Sementara pernyataan kebijakan yang menyertainya membiarkan pintu terbuka untuk kenaikan lainnya.
– Indeks dolar turun 0,345% pada 1,1093. Futures memperkirakan suku bunga semalam The Fed akan tetap di atas 5% hingga Juni 2024.

Para analis mengatakan pertemuan FOMC sesuai dengan yang diperkirakan. Dengan Ketua Jerome Powell “bermain di tengah-tengah” antara hawkish dan dovish pada prospek suku bunga ke depan.
Keyakinannya bahwa Soft Landing sangat mungkin terjadi membuat pasar ekuitas menguat dan menekan mata uang Dolar
Kurangnya sikap hawkish-nya yang terang-terangan mungkin berada di balik pergerakan pasar setelah pertemuan dan konferensi pers. The Fed jelas terlihat ingin menghindari pasar berpikir tentang penurunan suku bunga terlalu cepat.

The Fed harus memastikan bahwa “gonggongannya” (pernyataannya) lebih besar daripada “gigitannya” (Tindakannya). Mereka ingin memastikan bahwa pasar tidak terlalu cepat menilai penurunan suku bunga. Meskipun sebagian besar pelaku pasar, termasuk kita, berpikir bahwa kita sudah berada di sana.

Bank Sentral Eropa

Di lain pihak, Bank Sentral Eropa diperkirakan akan memberikan kenaikan serupa pada hari Kamis malam nanti. Tetapi bukti awal perlambatan ekonomi telah mempertanyakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun.
Euro naik tipis 0,36% menjadi $1,1093.
Meskipun ada potensi bahwa ECB dapat berakhir dengan pengetatan yang berlebihan dan melumpuhkan pasar. “Ekspektasinya adalah masih ada dua kali kenaikan suku bunga lagi dari ECB.

Bank of Japan akan mengadakan pertemuan pada hari Jumat. Yang mungkin akan menjelaskan kebijakan kontrol kurva imbal hasilnya. Spekulasi mengenai perubahan hawkish pada kebijakan tersebut membuat yen melonjak di awal bulan ini. Namun telah surut dalam beberapa hari terakhir.
Yen menguat 0,46% terhadap greenback di 140,21 per dolar.

Sterling terakhir diperdagangkan di $1,2945, naik 0,35%. Bank of England menetapkan suku bunga pada 3 Agustus. Dengan pasar uang terbagi antara kenaikan suku bunga 25 bps atau 50 bps.

(Source:https://www.reuters.com/markets/currencies/dollar-near-two-week-high-fed-decision-looms-aussie-falls-2023-07-26/)