Penjualan Ritel di Tiongkok naik

PBoC Memangkas Suku Bunga Kebijakan

CHINA Industrial Production y/y
Rilis 3.7% | Forecast 4.3% | Last 4.4%

CHINA Retail Sales y/y
Rilis 2.5% | Forecast 4.2% | Last 3.1%
======

Menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Selasa, Penjualan Ritel bulan Juli di Tiongkok naik 2,5% YoY vs 4,8% yang diperkirakan dan 3,1% sebelumnya. Sementara Produksi Industri negara tersebut berada di 3,7% YoY vs 4,5% yang diperkirakan dan 4,4% sebelumnya.

Peningkatan penjualan ritel menunjukkan bahwa konsumsi dan permintaan dari konsumen sedang meningkat. Yang pada gilirannya dapat mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Peningkatan penjualan ritel dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti peningkatan pendapatan, peningkatan kepercayaan konsumen, perubahan tren belanja, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi tingkat konsumsi. Ini bisa menjadi tanda positif bagi perekonomian Tiongkok, karena konsumsi yang kuat dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Investasi Aset Tetap meningkat 3,4% YTD (Year-To-Date) YoY di bulan Juli dibandingkan ekspektasi pasar yang mencetak angka 3,8%.

Bank sentral RRT, People’s Bank of China (PBOC), menurunkan suku bunga Medium-term Lending Facility (MLF) satu tahun menjadi 2,50% dari sebelumnya 2,65%.

Perlu dicatat bahwa PBOC juga menurunkan suku bunga reverse repo menjadi 1,8% dari 1,9% sebelumnya.

Pengumuman PBOC ini di luar ekspektasi pasar dan memicu optimisme yang hati-hati tetapi gagal mempertahankan Yuan China (CNY)