Memburuknya Ekonomi Global

Tiongkok Menjual Mata Uang Dollar Amerika

Dolar Amerika menguat, mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu bulan terakhir pada hari Senin terangkat oleh sentiment safe haven currencies dari kondisi memburuknya ekonomi global.

Pelaku pasar tampak mencari tempat yang aman karena kekhawatiran tentang ekonomi China. Selain itu, para pelaku pasar juga bersiap untuk kemungkinan intervensi pemerintah Jepang setelah Yen Jepang mencapai level terendah sejak November tahun lalu.

Cukup banyak perhatian pelaku pasar yg tertuju pada China. Tersiar kabar bahwa salah satu pengembang swasta terbesar di China. Tersendatnya ekonomi di China dapat mengganggu permintaan global di berbagai sektor mengingat China sekarang merupakan negara dengan perekonomian terbesar di dunia.(Country Garden) sedang berusaha untuk menunda pembayaran obligasi swasta di dalam negeri untuk pertama kalinya. Sebagai tanda baru tekanan di sektor ini.

Sementara itu, dua emiten China mengatakan pada akhir pekan mereka belum menerima pembayaran atas produk investasi yang jatuh tempo dari manajer aset Zhongrong International Trust Co.

Dolar Australia meluncur ke level terendah sejak Mei dan terakhir turun 0,28% versus dolar Amerika di $0,648. Mata uang sering dilihat sebagai proksi sentimen investor di China.

Di lain tempat, Yen Jepang diperdagangkan pada level terendah sejak November di 145,50 per dolar. Dengan dolar naik 0,36% terhadap mata uang Jepang tersebut.

Bank of Japan telah mempertahankan kebijakan moneternya yang sangat longgar karena bank sentral global lainnya menaikkan suku bunga. Membuat pengembalian (bunga/Yield) di negara lain terlihat lebih menarik dan sangat membebani Yen.

Jepang melakukan intervensi di pasar mata uang pada bulan September tahun lalu ketika dolar naik melewati 145 Yen. Mendorong Kementerian Keuangan untuk membeli Yen dan mendorong USDJPY kembali ke sekitar 140 yen. Yen turun hampir 10% terhadap dolar untuk tahun ini.
– Indeks dolar naik 0,301% pada 103,170, mencapai level tertinggi dalam lebih dari sebulan terakhir

SUmberhttps://www.reuters.com/markets/currencies/yen-breaks-above-145dlr-level-choppy-trading-dollar-firm-2023-08-14/