Imbal Hasil Treasury Melemah

Jumat emas Naik

Emas naik tipis pada hari Senin. Karena dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah karena pembacaan ekonomi yang lebih lemah. Menimbulkan keraguan apakah Federal Reserve dapat mempertahankan prospek kebijakan hawkishnya.
– Emas spot naik 0,1% ke $1.920,49 per oz, sementara emas berjangka Amerika di tutup menguat tipis $1.929,50.
Emas telah melemah sebsar 2,5% pada kuartal April hingga Juni.

Ada beberapa pemosisian yang terjadi di sini … pasar minggu lalu tampaknya perlahan-lahan memperkirakan lebih banyak kenaikan suku bunga Fed. Tetapi data ke depan mungkin menunjukkan bahwa itu mungkin tidak terjadi, kita bisa benar-benar mendapatkan satu kenaikan suku bunga lagi.”
Juga menopang emas safe-haven, selisih antara imbal hasil Treasury AS 2 tahun dan 10 tahun mencapai yang terluas sejak 1981. Mencerminkan kekhawatiran bahwa siklus kenaikan suku bunga Fed yang diperpanjang akan membuat Amerika Serikat jatuh ke dalam resesi.

Pasar berjangka telah mencerminkan penurunan suku bunga pada pertemuan September Fed baru-baru ini Mei. Dan sekarang memproyeksikan bahwa pemotongan pertama akan datang pada bulan Januari.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung mengangkat emas. Karena mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Emas juga mendapat dukungan dari mundurnya dolar setelah data menunjukkan manufaktur Amerika merosot lebih lanjut pada bulan Juni.

Pelaku pasar memperkirakan harga emas akan terperangkap dalam kisaran $1.900-$1.930. Sebelum rilis risalah pertemuan Fed pada 13-14 Juni yang dapat berisi petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan.

Source:https://www.reuters.com/article/global-precious/precious-gold-edges-higher-on-weaker-u-s-economic-cues-idUSL4N38P2US