Harga emas hari Jumat mencatatkan persentase penurunan

Imbal Hasil 10 Tahun Lebih Rendah

WHAT HAPPENED WITH GOLD LAST FRIDAY
* Meski di tutup positif, Harga emas pada hari Jumat mencatatkan persentase penurunan mingguan terbesar mereka dalam lebih dari empat bulan terakhir. Dibebani oleh dolar yang lebih kuat dan komentar hawkish oleh pejabat Federal Reserve.

Indeks dolar naik 0,5% ke puncak satu minggu terhadap para pesaingnya. Membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Seminggu kemarin Dolar menguat setelah Ketua Fed Jerome Powell. Dalam kesaksian kongres minggu ini, mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut tetapi berjanji bank sentral akan melanjutkan dengan hati-hati.
Powell cukup hawkish. Dia lebih menyukai kenaikan suku bunga dan tidak melihat penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Itu cukup bearish pada logam mulia.

Emas sempat menguat di awal sesi Amerika oleh memburukny laporan Flash Manufacturing PMI Amerika. Namun penguatannya masuh terbatas dan segera terkoreksi turun.

Ikut membatasi penguatan emas yg hanya sekejap dan mengkoreksi emas pada Jumat kemarin adalah komentar dari Presiden Fed San Francisco Mary Daly. Beliau mengatakan pada hari Jumat dalam sebuah wawancara dengan Reuters bahwa dua kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini adalah proyeksi yang “sangat masuk akal”.

– Emas spot di tutup naik 0,3% menjadi $1.919,99 per oz setelah naik sempat naik sebesar 1,2%.
– Emas berjangka Amerika juga di tutup naik 0,3% lebih tinggi pada $1.929,6.

 

Source:https://www.reuters.com/business/autos-transportation/gold-regains-ground-lower-us-yields-safe-haven-demand-2023-06-23/