Emas Lemah Lagi Kamis Kemarin

Dolar menekan Emas

Meski bergerak fluktuatif dalam range yg cukup terbatas. Emas melemah lagi pada Kamis kemarin, mendekati level terendah tiga minggu-an  tertekan oleh dolar yang bertahan kuat dan Yield obligasi yang tinggi. Sementara pelaku pasar bersikap lebih hati-hati menjelang data gaji nonpertanian Amerika nanti malam.

Ada banyak fokus menuju angka NFP nanti malam. Terutama karena pelaku pasar memiliki beberapa data yang lebih positif akhir-akhir ini. Data-data ini membebani sentimen bullish emas dan memicu gagasan bahwa Fed mungkin harus mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi lebih lama.

Data ekonomi makro Amerika semalam hanya sempat membuat emas terayun naik. Kenaikan tersebut terhitung sedikit dalam range yg masih sangat terbatas dibandingkan dengan range hari Rabu sebelumnya.

https://www.reuters.com/markets/commodities/gold-near-3-week-lows-us-data-points-more-fed-tightening-2023-08-03/

Sebagai pengingat, logam mulia anjlok tajam terpukul oleh laporan data ADP NFP yg meningkat jauh melebihi Forecast. Hal ini menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. Dan mengembalikan pemikiran bahwa siklus kenaikan suku bunga USD masih bisa berlanjut.
– Emas spot di tutup melemah tipis pada $1.933,80 per oz, setelah sempat mencapai level terendah sejak 11 Juli di level $1.929.36.
– Emas berjangka Amerika di tutup 0,3% lebih rendah di $1.968,80.

Harga Emas Turun Terbebani