Cadangan Minyak Mentah Amerika

bahan bakar

PENURUNAN CADANGAN MINYAK MENTAH AMERIKA YG DIANGGAP BIASA SAJA
——–

Cadangan persediaan minyak mentah mingguan Amerika turun 0,6 juta barel selama minggu yg dihitung hingga tanggal 21 Juli. Dibandingkan dengan Forecast yg menghitung penurunan sebesar 2,348 juta barel. Dalam Minggu yg dihitung hingga tanggal 14 Juli. Stok minyak mentah turun 0,708 juta barel setelah kenaikan 5,946 juta barel pada pekan sebelumnya – terbesar dalam sebulan.

Menariknya, penarikan minyak mentah yang lemah yang dilaporkan oleh EIA. Tidak disertai dengan apa yang telah menjadi peringatan pasar selama berbulan-bulan – pelepasan minyak mentah dari Cadangan Minyak Bumi Strategis Amerika.

Sebelumnya, penarikan mingguan dari cadangan tersebut telah menjadi perdebatan bagi para bulls minyak. Yang mengatakan bahwa tambahan minyak tersebut sering menekan harga minyak mentah untuk naik. Apa yang disebut penurunan jumlah SPR berhenti dua minggu lalu. Dengan hanya beberapa hari menuju akhir Juli. Harga minyak mentah Amerika dan minyak Brent mencatatkan kenaikan 12% pada bulan ini. Di tengah perkiraan permintaan minyak yang tinggi.
Sedikitnya penurunan stok minyak mentah dari perkiraan untuk minggu lalu juga disebabkan oleh pemangkasan produksi sebesar satu juta barel per hari yang diumumkan oleh Saudi untuk seluruh bulan Juli.

Laporan EIA

Di sisi persediaan bensin, EIA melaporkan penurunan 0,786 juta barel untuk minggu lalu. Para analis memperkirakan badan tersebut akan mengutip penurunan sebesar 1,678 juta barel. Setelah penurunan 1,066 juta barel pada minggu sebelumnya. Bensin bahan bakar otomotif adalah produk bahan bakar No. 1 di Amerika.

Produk bensin motor jadi yang dikirim ke pasar – indikasi permintaan di pompa – mencapai 8,855 juta barel versus 8,756 juta barel pada minggu sebelumnya. Biasanya, pada waktu seperti ini dalam setahun, lebih dari 9,0 juta barel bensin atau lebih dipasok ke pasar setiap minggunya.

Dalam hal stok distilat, EIA melaporkan penurunan sebesar 0,245 juta barel. Para analis memperkirakan penurunan sebesar 0,301 juta barel minggu lalu, dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya sebesar 0,014 juta barel. Hasil penyulingan disuling menjadi minyak pemanas. Diesel untuk truk, bus, kereta api, dan kapal, serta bahan bakar untuk pesawat jet.

(Source:https://www.eia.gov/petroleum/supply/weekly/)