Bursa Saham Amerika Mencapai 10,20 Miliar

Volume di bursa saham Amerika mencapai 10,20 miliar saham. Dibandingkan dengan rata-rata 11,09 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Saham-saham yang naik melebihi saham-saham yang turun di NYSE. Dengan rasio 2,23 banding 1; di Nasdaq, rasio 2,06 banding 1 mendukung saham-saham yang naik.

S&P 500 membukukan 28 saham mencetak level tertinggi baru. Dan 4 saham mencetak level terendah baru dalam 52 minggu terakhir. Nasdaq Composite mencatat 59 saham mencetak level tertinggi dan 47 saham mencetak level terendah baru.
– Dow Jones Industrial Average naik 209,52 poin, atau 0,62%, menjadi 33.944,4.
– S&P 500 menguat 10,58 poin, atau 0,24%, pada 4.409,53.
– Nasdaq Composite menguat 24,77 poin, atau 0,18%, pada 13.685,48

Bursa saham Amerika

Bursa saham Amerika di tutup menguat pada hari Senin kemarin. Setelah mengalami pelemahan pada minggu lalu. Sementara komentar pejabat Federal Reserve mendukung pandangan bahwa bank sentral Amerika mungkin mendekati akhir siklus pengetatannya.

Indeks S&P 500 menambah penguatan sebelum penutupan. Dengan sikap kehati-hatian pelaku pasar mendominasi di sebagian besar sesi perdagangan Amerika menjelang laporan harga konsumen (CPI) pada hari Rabu dan dimulainya laporan keuangan (Earning Report) kuartal kedua pada akhir pekan ini.

Para pelaku pasar ingin melihat apakah tekanan harga terus berkurang. Hal ini dapat menjelaskan prospek suku bunga, dengan banyak trader yang memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini.
Senin sore kemarin Beberapa pejabat The Fed mengatakan bahwa kenaikan suku bunga tambahan diperlukan untuk menurunkan inflasi yang masih terlalu tinggi. Tetapi akhir dari siklus pengetatan kebijakan moneter bank sentral Amerika saat ini sudah semakin dekat.

Laporan Pendapatan perusahaan-perusahaan S&P 500 akan dimulai secara tidak resmi minggu ini. Dengan laporan-laporan dari beberapa bank-bank besar Amerika. Para analis memperkirakan pendapatan akan turun 6,4% pada kuartal kedua dari periode tahun lalu.
Di antara saham-saham berkinerja terbaik malam tadi adalah saham Intel (NASDAQ: INTC) naik 2,8% dan indeks semikonduktor naik 2,1%.

Saham Icahn Enterprises melonjak 20,2% setelah perusahaan investasi ini mengatakan bahwa Carl Icahn (pendiri dan Pemilik Ichan Enterprises) dan bank-bank telah menyelesaikan perjanjian pinjaman yang telah diamandemen yang memisahkan pinjaman pribadi dari harga perdagangan perusahaannya.