WHAT HAPPENED WITH GOLD LAST FRIDAY
Meski Emas melemah pada hari Jumat kemarin karena dolar yang lebih kuat dan Yields Treasury yang naik lebih tinggi, tetapi emas masih mencetak minggu terbaiknya sejak awal Mei setelah Kamis lalu data sektor ketenagakerjaan (Unemployment Claims) yang memburuk mendukung potensi bagi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga Kamis dini hari lusa. Emas mencatatkan minggu terbaik dalam lima minggu terakhir oleh keyakinan suku bunga Fed yg tidak akan berubah

  • Emas spot turun 0,3% menjadi $1.961,39 per troy ounce.

  • kenaikan mingguan 0,7%, terbantu oleh lonjakan naik sebesar 1,5% pada hari Kamis lalu. Setelah klaim pengangguran mingguan Amerika memburuk.

  • Emas berjangka Amerika turun 0,1% menjadi $1.977,20.

Seminggu kemarin, emas terperangkap dalam kisaran $1.940-$1.970. Ada kemungkinan akan tetap demikian sampai data inflasi dan keputusan FOMC minggu ini. Emas juga diperkirakan masih akan tetap “lebih sensitif terhadap pelemahan atau data ekonomi yg dovish.”
Indeks dolar rebound dari posisi terendah dua minggu-an. Yields Treasury 10 tahun-nan yang naik lebih tinggi. Menguatnya pasar saham Amerika membuat emas batangan dengan imbal hasil nol menjadi kurang menarik dan melemah.

Para pelaku pasar sekarang meyakini peluang sebesar 72% bahwa FED akan menahan Suku Bunga pada Kamis dini hari Lusa. Tetapi peluang kenaikan di bulan Juli lumayan besar, yaitu sebesar 67%,  menurut CME Fedwatch Tools.

(source:https://www.reuters.com/markets/commodities/gold-heads-best-week-five-fed-pause-expectations-2023-06-09/)

Berita penting Lainnya

⇓⇓⇓⇓⇓⇓

Harga emas turun 1% hari Rabu