WHAT HAPPENED WITH USD LAST NITE 31-05

Pasar Saham Amerika

Dolar Amerika jatuh melemah pada hari Selasa kemarin. tetapi masih rentan berbalik menguat naik lebih tinggi dalam waktu dekat karena fokus pelaku pasar kemungkinan akan bergeser dari plafon utang ke laporan pekerjaan akhir pekan ini yang BILA HASILNYA MEMBAIK dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga USD oleh Federal Reserve lebih lanjut bulan berikutnya.

Meningkatnya potensi kenaikan suku bunga didukung oleh data ekonomi yang menunjukkan bahwa inflasi. Terutama inflasi sektor jasa inti, tetap tinggi.

Pelaku pasar juga berharap pada pengesahan plafon utang. Pelaku pasar sebagian besar masih percaya bahwa anggota parlemen Amerika memilih RUU pagu utang. Atau yg dikenal dengan nama “Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal,” menjadi undang-undang dan menghindari gagal bayar.

– Indeks Dolar di tutup melemah sebesar 0,14% menjadi 103,99.

Pagu Utang

Kongres Amerika Serikat memperkenalkan konsep pagu utang pada tahun 1917 melalui “Second Liberty Bond Act” sebagai respons terhadap kebutuhan dana untuk mendanai Perang Dunia I. Pada saat itu, pemerintah AS perlu mendapatkan persetujuan dari Kongres setiap kali mereka ingin meminjam uang.

Dengan adanya pagu utang, pemerintah diberi wewenang untuk meminjam hingga batas maksimal yang telah ditetapkan tanpa harus meminta persetujuan Kongres setiap kali. Hal ini memberikan fleksibilitas kepada pemerintah dalam mengelola keuangan negara dan memenuhi kewajiban pembayaran yang ada.

Undang-Undang Utang Publik kemudian disahkan pada tahun 1939 dan 1941. Undang-undang ini memberikan wewenang kepada Departemen Keuangan AS untuk menerbitkan dan menjual surat utang pemerintah guna memenuhi kebutuhan dana. Pagu utang diatur dan diperbarui melalui undang-undang tersebut.

Pagu utang dan peraturan terkait tetap menjadi isu penting di politik Amerika Serikat, karena batas utang sering kali menjadi sumber perdebatan dan negosiasi antara pemerintah dan Kongres dalam hal pengelolaan keuangan negara.