SAFE HAVEN

Pada paruh kedua sesi Amerika, USD sempat sedikit Rebound, mendapatkan dukungan penguatan dari anjloknya pasar saham khususnya di sektor Perbankan yg memicu perilaku Safe Haven.

Pelemahan besar pasar saham sektor perbankan terjadi setelah tersiar kabar bawa SVB Financial Group (salah satu Bank besar Amerika yg berbasis start up) mengalami kolaps. Dimana hal ini membawa “kenangan pahit” tersendiri pada kejadian serupa sekitar 14 tahun yg lalu. Saat beberapa bank besar Amerika mengalami keruntuhan finansial dan memicu krisis ekonomi global.
– Indeks dolar di tutup turun 0,618% pads kisaran level 104.610 dan sempat mencetak low harian pada level 105.020

Dolar melemah lagi pada perdagangan hari hari Jumat kemarin. Kali ini Dolar tertekan oleh laporan data NFP yg menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat.
Hasil dari rilis data NFP tersebut memunculkan kembali asumsi bahwa FED dapat memperlambat laju kenaikan suku bunga Federal Reserve. Hal ini yg menjadi dasar pelemahan USD Jumat kemarin.

FOMC

Perekonomian Amerika mencatakan penambahan lapangan kerja pada bulan Februari. Tetapi pertumbuhan pendapatan rata rata per jam yang melambat dan tingkat pengangguran yg justru meningkat mendorong pelaku pasar untuk menarik kembali perhitungan mereka akan kenaikan suku bunga 50 basis pada event FOMC minggu depan.

Yields Treasury Note 10 tahun- nan turun lebih dari 22 basis poin menjadi di bawah 3,70% dalam penurunan satu hari terbesar dalam empat bulan terakhir.

Pada paruh kedua sesi Amerika, USD sempat sedikit Rebound. Mendapatkan dukungan penguatan dari anjloknya pasar saham khususnya di sektor Perbankan yg memicu perilaku Safe Haven.
MenKeu dan Dewan Ekonomi Nasional mencapai solusi dengan regulator perbankan. Simpanan deposan tetap akan tersedia saat mereka membutuhkannya. Akan meminta pertanggung jawaban atas kekacauan ini. Akan memberikan pidato lainnya pada Senin tentang bagaimana kami mempertahankan sistem perbankan untuk melindungi pemulihan ekonomi. Baker Hughes : jumlah rig pengeboran aktif minyak mentah di AS selama sepekan turun 2 rig menjadi 590

Minyak Mentah

OIL menguat, naik lebih dari 1% pada perdagangan hari Jumat kmrn setelah data NFP yang lebih baik dari perkiraan, meskipun kenyataanya kedua acuan harga minyak mentah dunia turun lebih dari 3% pada minggu ini karena kegelisahan kenaikan suku bunga USD.

Ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut di Amerika dan di Eropa telah mengaburkan prospek pertumbuhan global dan mendorong penurunan harga kedua tolok ukur minyak mentah minggu ini.

Namun, Federal Reserve mungkin memiliki lebih sedikit alasan untuk menaikkan suku bunga dengan lebih “lembut” setelah laporan pada hari Jumat mengobarkan kembali harapan untuk berkurangnya agresifitas FED dalam menaikkan suku bunga.

Di sisi pasokan, produsen minyak utama Arab Saudi dan Iran, keduanya anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak. Menjalin kembali hubungan setelah berhari-hari melakukan pembicaraan yang sebelumnya dirahasiakan di Beijing.

Baker Hughes melaporkan Rig minyak Amerika turun 2 ikit menjadi 590 rig minggu lalu, jumlah terendah sejak Juni 2022.

Sementara itu, para pelaku pasar energi terus memantau dengan cermat pemotongan ekspor dari Rusia. Yang memutuskan untuk memangkas produksi minyak sebesar 500.000 barel per hari pada bulan Maret.
– Brent naik $1,19, atau 1,5%, menjadi $82,78 per barel.
– WTI naik 96 sen, atau 1,3%, menjadi $76,68

BACA LAGI SAFE HAVEN

Emas

Emas menguat tajam pada perdagangan hari Jumat kemarin, terangkat oleh melemahnya Dolar Amerika, turunnya Yield Treasury dan perilaku Safe Haven yg lebih memihak kepada emas ketimbang mata uang Dolar.

Anjloknya pasar saham terutama di sektor perbankan menjadi penopang utama perilaku Safe Haven.
– Emas Spot di tutup naik sebesar 1.8% per troy ounce pada level $1863.46
– Emas Berjangka Amerika juga menguat, naik sebesar 1.8% pada level $1867.27

Departemen Tenaga Kerja AS : tenaga kerja sektor non pertanian bertambah 311.000 pekerja di Februari, dibanding 504.000 di Januari (direvisi turun dari 517.000). Tingkat pengangguran naik menjadi 3,6% dari 3,4%, dan inflasi upah tahunan, yang diukur dengan penghasilan per jam rata-rata, naik menjadi 4,6% dari 4,4%. Tingkat partisipasi angkatan kerja sedikit naik menjadi 62,5% dari 62,4%

Focus News
– No High Impact Data
– Fokus minggu ini : kelanjutan kisah SVB di AS. Selasa : Indeks Harga Konsumen di AS. Rabu : Anggaran Musim Semi Inggris. Data AS pada Indeks Harga Produsen, Penjualan Ritel, serta data stok minyak mentah. Kamis : Pertemuan ECB (diperkirakan menaikkan suku bunga). Data AS pada Izin Bangunan, Perumahan, Klaim Awal Pengangguran, dan Kesaksian MenKeu Yellen di Senat. Jumat : data AS pada Produksi Industri, Sentimen Konsumen, dan indikator ekonomi AS dari Conference Board
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

 

Market Review

  • Bank Sentral Jepang (BoJ) dengan suara bulat tidak merubah kebijakan, mempertahankan suku bunga pada -10bps. Target imbal hasil JGB 10 tahun tidak berubah pada 0,00%. Gubernur Kuroda : “tidak akan ragu untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan.
  • Salah satu bank terbesar di AS, Silicon Valley Bank (SVB), kolaps pada Jumat. Kegagalan terbesar sejak krisis 2008 dan terbesar kedua di AS. SVB merupakan bank spesialis pembiayaan dari banyak bisnis startup serta keterikatan dengan industri kripto, dan mitra dari hampir setengah perusahaan teknologi dan kesehatan di AS.
  • Regulator AS dalam pernyataan bersama MenKeu Yellen, Ketua Fed Powell dan Ketua LPS AS (FDIC) Gruenberg meluncurkan langkah darurat membendung potensi limpahan dari keruntuhan SVB. Termasuk mencari investor baru serta menjual aset-aset mereka, menambahkan bahwa bailout bukan opsi
  • Regulator negara bagian menutup Signature Bank yang berbasis di New York pada Minggu, untuk mencegah penyebaran krisis perbankan, hanya dua hari setelah otoritas California menutup Silicon Valley Bank (SVB).
  • Signature Bank adalah salah satu bank populer cryptocurrency, yang terbesar setelah Silvergate, dan kini telah diambil alih FDIC (LPS di AS). Dana asuransi FDIC akan digunakan menutup deposan, dan hanya dapat menanggung $ 250.000 per deposan.
  • Silvergate Capital Corp, sebuah bank khusus kripto, dan induk usaha Silvergate Bank, akan menghentikan operasional dan melikuidasi aset untuk penghindaran risiko, dan sepenuhnya mundur dari bisnis kripto