Klaim Tunjangan Pengangguran

Harga emas turun

Emas melonjak seiring melemahnya dolar Amerika. Dan Yields Obligasi pemerintah Amerika yg turun setelah data klaim pengangguran di rilis memburuk.

emas naik lebih dari 1% pada hari Kamis. Karena dolar dan imbal hasil obligasi merosot setelah data menunjukkan klaim pengangguran mingguan AS melonjak pekan lalu. Memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran melonjak minggu lalu. Menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja melambat di tengah meningkatnya risiko resesi.

“Data ini menunjukkan pelemahan lebih lanjut dalam ekonomi AS. Yang merupakan kabar baik untuk emas karena akan memungkinkan Fed menahan suku bunganya.

Dengan kondisi terkini, pelaku pasar sekarang akan memperhatikan masa depan emas ;
– Jika inflasi tinggi masih berlanjut.
– Bila Fed bertahan (tidak menaikan suku bunga minggu depan).
– dan jika FED benar-benar tidak memberi sinyal jelas kemungkinan kuat kenaikan untuk pertemuan bulan Juli berikutnya….
maka ada kemungkinan emas naik lebih tinggi lagi.

Setelah klaim data penganghuran di rilis, dolar tergelincir 0,7% ke level terendah dua minggu terhadap para pesaingnya. Membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara Yields Treasury 10 tahun-nan Amerika juga jatuh.
Pelaku pasar uang sekarang melihat peluang 71% bahwa bank sentral Amerika akan menahan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan, menurut Fedwatch Tools CME.

Seperti yg telah kita ketahu bersama, Suku bunga USD yang lebih rendah memberi tekanan pada dolar dan Yield obligasi, meningkatkan daya tarik bagi emas.

Laporan inflasi konsumen (CPI) untuk bulan Mei, yang akan dirilis pada tanggal 13 Juni. Dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi terbesar dunia tersebut.

– Emas spot naik 1,3% menjadi $1.965,49 per troy ounce.
– Emas berjangka Amerika ditutup naik 1% pada $1.978,60.

Berita Lainnya

Harga emas turun 1% hari Rabu

Laporan Mingguan Petroleum Data awal Juni 2023