Kenaikan Suku Bunga Tambahan

Jumat emas Naik

Kenaikan Suku Bunga Tambahan

Secara umum, Dolar amerika masih berada dalam sentiment Bullish oleh perubahan pandangan pelaku pasar mengenai kebijakan Suku Bunga yg akan diambil oleh FED.
Beberapa pejabat Federal Reserve mengisyaratkan minggu ini bahwa bank sentral Amerika kemungkinan harus menaikkan suku bunga lebih tinggi untuk mengembalikan inflasi ke tingkat yang diinginkan. Pernyataan hawkish tersebut ditambah dengan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan telah membuat beberapa bank memperkirakan tiga kenaikan suku bunga tambahan tahun ini.

Dolar melemah pada perdagangan hari Jumat lebih disebabkan oleh faktor tekhnis dan persiapan pelaku pasar yang menyesuaikan diri menjelang akhir pekan yang panjang (Libur Nasional di Amerika).
Sementara Dolar terkoreksi setelah menguat selama seminggu terakhir.

Data Ekonomi Amerika

Serangkaian Data ekonomi makro Amerika yang meliputi indikator-indikator ekonomi utama seperti penjualan ritel. Pesanan produk baru, produksi industri dan harga saham (yg dirangkum dalam data Leading Index) menunjukan pertumbuhan yg moderat.
Data Leading Index Amerika di laporkan membaik sesuai Perkiraan pada angka -0.3% sesuai dengan perkiraan. Membaik dari bulan sebelumnya yg berada pada angka -0.8%
Pada hari Kamis sebelumnya, data ekonomi Amerika lainnya menunjukkan harga produsen bulanan meningkat paling tinggi dalam tujuh bulan di bulan Januari karena biaya produk energi melonjak. Sementara jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga turun minggu lalu.
– Indeks dolar di tutup turun 0,24% pada 103,83, setelah sebelumnya sempat mencapai 104,67 tertinggi sejak 6 Januari 2023.
Emas di tutup naik tipis pada hari Jumat namun masih berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut, terbebani oleh dolar yang secara umum masih menguat dan naiknya Yieds obligasi.
Rebound tekhnis dan antisipasi pelaku pasar jelang long Weekend di Amerika berkaitan dengan hari Libur Nasional (President Days) membuat emas terpantul naik (Rebound) dari level harian terendah yg juga merupakan level terendah (sementara?) untuk tahun 2023 ini.

Logam Mulia

Perlu diperhatikan bahwa secara umum emas belum terlepas dari tekanan penguatan mata uang USD yg di topang oleh potensi kenaikan Suku Bunga Tambahan USD oleh FED.
Beberapa pejabat Fed minggu lalu mengatakan bahwa bank sentral Amerika kemungkinan besar seharusnya menaikkan suku bunga lebih banyak daripada yang dilakukannya pada awal bulan ini, dengan Gubernur Fed Michelle Bowman mengulangi target inflasi 2%.

Indeks dolar berada di jalur untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut, bahkan sempat memcetak level tertinggi (sementara?) untuk tahun 2023. Dan hal ini membuat emas batangan kurang menarik bagi pembeli di luar negeri, sementara Yields obligasi juga naik.
Harga logam mulia turun sekitar 7,3% dari level tertingginya selama sembilan bulan di awal bulan ini.
The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga tiga kali lagi tahun ini masing-masing sebesar seperempat poin persentase.

FOMC

Federal Reserve

Para pelaku pasar menunggu rilis risalah FOMC terbaru dan data GDP minggu ini untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai jalur kenaikan suku bunga.
Ujian bagi the Fed akan terjadi jika dan ketika ekonomi melemah tanpa inflasi yang menurun dengan cepat. Jika the Fed bereaksi terhadap hasil potensial tersebut dengan melonggarkan kebijakan, maka emas dapat saja berbalik menguat.
– Emas spot di tutup naik 0,3% pada $ 1.842,27 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat jatuh ke level terendah sejak akhir Desember. Harga telah turun 1,2% sepanjang minggu lalu.
– Emas berjangka Amerika ditutup 0,1% lebih rendah pada $1.850,20.
Minyak turun $2 per barel pada hari Jumat kemarin, menutup perdagangan mingguan dengan lebih rendah, karena para pelaku pasar energi khawatir bahwa kenaikan suku bunga Amerika di masa depan dapat membebani permintaan dan gelisah dengan meningkatnya tanda-tanda pasokan minyak mentah dan bahan bakar yang berlimpah.

Pada hari Kamis lalu, dua pejabat Fed memperingatkan kenaikan Suku Bunga tambahan sangat penting untuk mengekang inflasi. Sentimen-sentimen ini mengangkat dolar Amerika, membuat minyak menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Minyak Mentah

Para produsen minyak Rusia berharap untuk mempertahankan volume ekspor minyak mentah saat ini. Meskipun ada rencana pemerintah untuk memangkas produksi minyak di bulan Maret, surat kabar Vedomosti mengatakan pada hari Jumat, mengutip sumber-sumber yang mengetahui rencana-rencana perusahaan.

Sementara itu, laporan terbaru dari cadangan minyak mentah Amerika, yang dirilis pada hari Rabu sebelumnya menunjukkan persediaan minyak mentah dalam sepekan hingga 10 Februari naik 16,3 juta barel menjadi 471,4 juta barel, level tertinggi sejak Juni 2021.
Harga minyak pemanas turun 5% pada hari Jumat

Baker Hughes pada Jumat kemarin melaporkan Jumlah rig minyak dan gas, indikator awal produksi di masa depan. Turun satu rig menjadi 760 rig dalam sepekan hingga 17 Februari.
Meskipun jumlah rig turun minggu ini, Baker Hughes mengatakan bahwa jumlah total rig masih naik 115, atau 18%. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
– Minyak mentah berjangka Brent turun $2,14 atau 2,5%, menjadi $83,00 per barel, turun 3,9% dari minggu ke minggu.
– Minyak mentah West Texas Intermediate turun $2,15 atau 2,7% menjadi $76,34, turun 4,2% dari penyelesaian Jumat lalu

BACA JUGA Agresivitas The FED

DATA EKONOMI MAKRO PENTING MINGGU INI :

1. FLASH MANUFACTURING PMI INGGRIS

(Selasa 21 Februari 2023 ~ 16.30 wib)
Data yg melaporkan aktivitas manufaktur di Inggris. Data PMI sendiri adalah survei yang dilakukan terhadap sejumlah manajer pembelian atau purchasing managers dalam suatu industri manufaktur, dimana mereka diminta untuk menilai beberapa aspek dalam bisnis mereka, seperti produksi, pengiriman, pemesanan, harga bahan baku, tenaga kerja, dan lain-lain.

2. FLASH MANUFACTURING PMI AMERIKA

(Selasa 21 Februari 2023 ~ 21.45 wib)
Serupa dengan data Flash Manufacturing PMI Inggris, data ini melaporkan aktifitas manufaktur di Amerika, meski masih bersifat data pendahuluan (Flash), namun data ini digunakan sebagai indikator awal tentang pertumbuhan atau penurunan sektor manufaktur di negara tersebut.

3. FLASH SERVICES PMI AMERIKA

(Selasa 21 Februari 2023 ~ 21.45 wib)
Hampir sama dnegan data Flash Manufacturing PMI, hanya saja data ini menyoroti aktifitas sektor jasa dan bisanya dikaitkan dengan kondisi supply barang.

4. FOMC MEETING MINUTES

(Kamis 23 Februari 2023 ~ 02.00 wib)
Ini adalah ringkasan resmi (pembacaan hasil) dari pertemuan FOMC, yang dirilis sekitar tiga minggu setelah pertemuan dilaksanakan, 2 februari 2023 lalu.

5. PRELIM GDP AMERIKA

(Kamis 23 Februari 2023 ~ 20.30 wib)
Data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) adalah indikator ekonomi yang mengukur nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama periode waktu tertentu, biasanya selama satu kuartal. Data ini dirilis sekitar satu bulan setelah kuartal berakhir. Merupakan estimasi awal tentang kinerja ekonomi suatu negara.

Preliminary GDP

Preliminary GDP adalah salah satu dari tiga jenis laporan GDP yang dirilis, yaitu preliminary (estimasi awal), revised (revisi), dan final (data akhir). Laporan preliminary GDP berisi informasi tentang pertumbuhan ekonomi selama kuartal tersebut, dengan membandingkan produk domestik bruto saat ini dengan produk domestik bruto periode sebelumnya. Data ini digunakan untuk menilai kinerja ekonomi suatu negara, termasuk pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, lapangan kerja, investasi, dan lain-lain.

Focus News :
– No High Impact Data , Pasar AS ditutup libur Hari Presiden
– Fokus minggu ini : Selasa : data PMI Jepang, Zona Eropa, Inggris, dan AS. Data penjualan rumah yang ada di AS. Pidato Presiden Rusia Putin sebelum peringatan 1 tahun. Rabu : risalah Pertemuan Fed Januari. MenKeu G-20 dan Gubernur Bank Sentral bertemu di India. Kamis : data AS pada PDB Q4, klaim awal pengangguran mingguan, stok minyak mentah AS. Jumat : data AS pada pendapatan dan pengeluaran pribadi, berisi indeks inti PCE, pengukur inflasi yang disukai Fed. IHK Jepang dan penampilan calon Gubernur BOJ Ueda (seorang yang hawkish) di majelis rendah Jepang bersama dua calon wakilnya. Peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina (diperkirakan ada peningkatan serangan)
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review

– Presiden Fed Richmond Barkin : pengendalian inflasi membutuhkan lebih banyak kenaikan suku bunga, untuk “fleksibilitas” meredam inflasi.
– AS menerima 3 juta barel minyak mentah dari Venezuela bulan ini, dimana Chevron mengirimkan 100.000 bph minyak mentah Venezuela per hari sebagai bagian lisensinya dari Departemen Keuangan AS yang memberikan izin terbatas untuk memindahkan minyak yang terkena sanksi, setelah larangan tiga tahun
– Harga gas alam Eropa turun ke level terendah 18 bulan
– MenLu G7 : berkomitmen mempertahankan dan memperkuat sanksi terhadap Rusia untuk membatasi upaya perangnya. AS turut berencana memberlakukan kontrol ekspor baru dan babak baru sanksi terhadap Rusia.
– Ketegangan geopolitik menguat dengan Korea Utara yang menembakkan lebih banyak rudal. Pengawas nuklir PBB turut sedang berdiskusi dengan Iran karena peningkatan uranium hingga 84%, mendekati tingkat senjata. Dan pembicaraan Rusia yang diperkirakan meningkatkan serangan di Ukraina sebelum peringatan satu tahun invasi (24 Februari).