Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia

Indeks Harga Konsumen

RBA ; MEAN CPI KWARTAL I AUSTRALIA KWARTAL PERTAMA TURUN 1.2%, MELESET DARI PERKIRAAN

———————–
Indeks Harga Konsumen (IHK) kuartalan yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia adalah sebagai berikut:
* CPI rata-rata Australia q1 RBA yang dipangkas +1,2 persen QoQ (jajak pendapat Reuters +1,4 persen).
* CPI Q1 (semua kelompok) +1,4 persen QoQ (jajak pendapat Reuters +1,3 persen).
* CPI rata-rata tertimbang RBA Q1 +1,2 persen QoQ (jajak pendapat Reuters +1,3 persen).
* CPI rata-rata tertimbang RBA kuartal pertama +6,6 persen YoY (jajak pendapat Reuters +6,7 persen).
* CPI kuartal pertama (semua kelompok) +7 persen YoY (jajak pendapat Reuters +6,9 persen).
* CPI rata-rata tertimbang RBA kuartal pertama +5,8 persen YoY (jajak pendapat Reuters +5,9 persen).
==============
Indeks Harga Konsumen (IHK) triwulanan yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia (ABS) memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar Forex khususnya mata uang AUD. Indeks ini diawasi secara ketat oleh Reserve Bank of Australia (RBA), untuk mencapai mandat inflasi. Yang memiliki implikasi kebijakan moneter yang besar. Kenaikan harga konsumen cenderung bullish terhadap AUD, karena RBA dapat menaikkan suku bunga untuk mempertahankan target inflasi. Data ini dirilis hampir 25 hari setelah kuartal berakhir.
———

Info Lain ==> Risalah RBA: Bank sentral Australia mempertimbangkan kenaikan suku bunga

Indeks Harga Konsumen (IHK) adalah indikator yang mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dalam suatu periode tertentu. Kenaikan IHK menunjukkan adanya inflasi dan dapat memicu kenaikan suku bunga oleh bank sentral untuk mengendalikan inflasi. Sebaliknya, penurunan IHK dapat mengindikasikan deflasi dan bank sentral mungkin menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bank Sentral Australia

Reserve Bank of Australia (RBA) adalah bank sentral Australia dan bertanggung jawab untuk memelihara stabilitas harga dan kebijakan moneter di negara tersebut. Karena IHK memiliki dampak yang signifikan terhadap inflasi, RBA mengawasi secara ketat pergerakan IHK untuk mencapai target inflasi yang telah ditetapkan.

Kenaikan IHK cenderung bullish terhadap AUD karena dapat memicu kenaikan suku bunga oleh RBA untuk menjaga inflasi dalam target. Kebijakan moneter yang ketat dapat membuat mata uang AUD menjadi lebih menarik bagi investor karena akan menghasilkan return yang lebih tinggi. Namun, jika IHK meningkat terlalu cepat, RBA dapat memutuskan untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan, yang dapat memicu kenaikan nilai tukar AUD dan dapat berdampak buruk pada ekspor Australia.

Data IHK dirilis hampir 25 hari setelah kuartal berakhir. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi RBA untuk memantau data dan merespons dengan kebijakan yang sesuai. Namun, pergerakan pasar Forex terkadang dapat bereaksi secara cepat terhadap rilis data IHK yang signifikan, terutama jika data tersebut berbeda secara signifikan dengan ekspektasi pasar.

source : https://www.abs.gov.au/statistics/economy/price-indexes-and-inflation/consumer-price-index-australia/mar-quarter-2023