Data Ekonomi Awal April 2023

Imbal Hasil 10 Tahun Lebih Rendah

Data Ekonomi

Dolar Amerika merosot ke level terendah dalam dua bulan terakhir pada hari Selasa malam tadi, laporan data ekonomi yang lemah memperkuat asumsi pelaku pasar bahwa Federal Reserve hampir selesai dengan siklus pengetatan bahkan ketika bank sentral lain terlihat masih menaikkan suku bunga utk mengatasi inflasi yang masih tinggi.

Tadi malam, data yang menunjukkan Pembukaan Lowongan Pekerjaan di Amerika pada bulan Februari turun ke level terendah dalam hampir dua tahun terakhir. Laporan yg menunjukkan berlanjutnya penurunan pesanan pabrik, menghempaskan dolar Amerika.

Pembukaan Lowongan Pekerjaan, (yg biasa dijadikan sebagai ukuran dasar permintaan tenaga kerja), turun 632.000 menjadi 9,9 juta pada Februari, terendah sejak Mei 2021, sementara Pesanan Barang Pabrik turun 0.7% melebihi perkiraan yg menghitung penurunan sebesar 0.4%.

Krisis Pasokan Energi

Serangkaian data ekonomi yg lemah sejak akhir bulan Maret kemarin hingga data tadi malam tersebut. Krisis pasokan energi yg kembali memperkuat keyakinan pelaku pasar bahwa FED berpeluang besar untuk menghentikan siklus pengetatan kebijakan moneternya. Data ekonomi yang lemah, seperti kenaikan angka pengangguran atau penurunan pertumbuhan ekonomi. Menunjukkan perlambatan ekonomi yang memerlukan kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral. Sementara itu, krisis pasokan energi dapat berdampak pada inflasi dan mengurangi kemampuan bank sentral untuk menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi.

Laporan Ekonomi

Akibat dari pelemahan Dolar, Poundsterling naik ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir terhadap dolar, di tutup pada $1,2497, naik 0,7%, sementara Euro mencapai level tertinggi sejak Februari, naik 0,4% pada $1,0951.

Di lain pihak, komoditas Safe Haven juga ikut naik, Emas melonjak hingga kembali menembus resistensi krusial $2000per troy ounce.
– Indeks Dolar di tutup turun 0,4% di level 101,58.
Emas menguat, melonjak hingga kembali bergerak diatas level $2000 terangkat oleh sentiment pelaku pasar yg berasumsi bahwa siklus kenaikan suku bunga FED akan segera berakhir.

Asumsi dan keyakinan pelaku pasar tersebut didasari oleh buruknya serangkaian data ekonomi makro penting.
Semalam, data mengenai Pembukaan Lapangan Kerja dilaporkan menurun hingga mencapai jumlah terendah sejak bulan Mei tahun 2021.

Safe Haven

Emas sedang berada dalam latar belakang yang sangat positif untuk di mana data ekonomi yang buruk terus berjalan seiring dengan tekanan inflasi yang tetap tinggi.
– Emas spot di tutup naik 1,7% ke $2.017,92 per troy ounce, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 9 Maret tahun lalu di $2.024,89.
– Emas berjangka Amerika di tutup 1,9% lebih tinggi pada $2.038,20.
OIL di tutup menguat tipis dan bergerak fluktuatif pada perdagangan hari Selasa kemarin.

Info Tambahan Safe Haven

Potensi terjadinya krisis Supply minyak mentah global setelah OPEC+ menambah jumlah pemangkasan produksi. Melemahnya mata uang Dolar Amerika membantu Oil menguat. Namun penguatan Oil terbatasi oleh potensi berkurangnya Demand. Baik itu dari China ataupun dari buruknya laporan ekonomi makro dari sektor yg berkaitan dengan Industri di Amerika.

Penjelasan: Bagaimana pemotongan produksi OPEC akan mempengaruhi harga BBM di AS?

Semalam A.P.I melaporkan stok minyak mentah Amerika turun lebih dari 4 juta barel pada minggu lalu.
A.P.I juga mencatat defisit 1,035 juta barel di titik pengiriman Cushing, Oklahoma untuk minyak mentah Amerika.
Selain itu, A.P.I juga menunjukkan penurunan produk bahan bakar utama bensin dan sulingan. Ada penurunan stok bensin sebesar 3,97 juta barel untuk minggu lalu dan kenaikan stok sulingan sebesar 3,693 juta barel.

– Brent naik 1 sen lebih tinggi pada $84,94 per barel. – West Texas Intermediate ditutup naik 29 sen, atau 0,4%, pada $80,71 per barel.

Focus News :
– 19:15 | USD | ADP Non-Farm Employment Change ( F: 208K , P: 242K )
– 19:30 | USD | Trade Balance ( F: -68.9B , P: -68.3B )
– 21:00 | USD | ISM Services PMI ( F: 54.3 , P: 55.1 )
– 21:30 | USD | Crude Oil Inventories ( F: -1.6M , P: -7.5M )
*) F: Forecast (perkiraan) , P: Previous (sebelumnya)

Market Review :

  • Departemen Tenaga Kerja AS : pembukaan lapangan kerja (JOLTS) hanya mencapai 9,93 juta pada Februari, turun 632.000 dibanding Januari 10,56 juta lowongan. Pertama kali dibawah 10 juta sejak Mei 2021
  • Biro Sensus AS : pesanan pabrik, pesanan baru untuk barang manufaktur, turun 0,7% ($3,9 miliar) menjadi $536,4 miliar pada Februari, setelah penurunan 2,1% pada Januari
  • Presiden Fed Cleveland Mester : pembuat kebijakan harus merubah suku bunga acuan mereka di atas 5% tahun ini. Menahannya selama beberapa waktu untuk memadamkan inflasi. Dengan tingkat yang tepat tergantung pada seberapa cepat tekanan harga mereda
  • API : stok minyak mentah di AS selama sepekan diperkirakan turun 4,346 juta barel. Stok bensin turun 3,970 juta barel. Stok distilat turun 3,693 juta barel. Di Cushing Oklahoma turun 1,035 juta barel. Stok SPR turut turun 400.000 barel menjadi 371,2 juta barel – terendah sejak Desember 1983
  • AS dan UE akan terus bekerja untuk menjaga stabilitas pasar energi global. Upaya apa yang merusak pasar energi dan menghindari sanksi “akan dikonfrontasi langsung oleh AS dan UE”. Akan mengintensifikasi kolaborasi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar nuklir Rusia
  • Finlandia secara resmi menjadi anggota NATO ke-31 pada Selasa. Rusia memperingatkan akan mengambil ‘tindakan balasan’. MenLu Rusia Grushko : “Kami akan memperkuat potensi militer kami ke arah barat dan barat laut. Dalam hal pengerahan pasukan dan sumber daya anggota NATO lainnya di wilayah Finlandia. Kami akan mengambil langkah tambahan untuk memastikan keamanan militer Rusia secara andal”