Analisa Teknikal dan Fundamental 12 April 2023

XAUUSD

XAUUSD : sesi Eropa
———–

Emas terus bergerak naik di sesi perdagangan Asia hingga jelang sesi Eropa siang ini dan sempat mencetak level High harian (sementara?) di kisaran $2020.93, dekat dengan target atas tekhnis yg berada di level $2021, menguatnya emas sedari pagi masih disebabkan oleh sikap antisipasi pasar yg mendahului Forecast data CPI nanti malam serta permintaan aset safe haven logam mulia dibalik kekhawatiran terhadap resesi.

Secara Analisa teknis, selama harga mampu bertahan di atas level $2013, maka emas masih berpeluang untuk coba sentuh target tekhnis $2021 (High Kamis 6 April 2023) atau bahkan $2025 (High RSelasa 4 April 2023).
Koreksi diperkirakan akan menemui hambatan kuat di sekitar level $2010 (Daily R1) yg sekarang bertindak sebagai Support.
————-
Disclaimer On
source : autochartist


 

OIL : sesi Eropa
———-

Dengan pelemahan mata uang Dolar Amerika yg masih mendominasi pasar, Oil ikut terangkat naik dengan bergerak ke level High siang ini di kisaran $81.73.
Di tengah perkiraan melemahnya USD pada data CPI nanti malam, Oil sepanjang sesi Eropa ini (setidaknya hingga masuk sesi Amerika nanti malam) diperkirakan masih berpotensi menguat untuk coba sentuh resistance di $82.00 yg dekat dengan level Daily R1 di $82.21 .
Koreksi akan coba lembali ke sekitar level $80.80 (Daily Pivot) yg bila tertembus akan membuka potensi tersentuhnya level $80.50.
————-
Disclaimer On
source : autochartist


 

Breaking News

SELASA SIANG INI IMF MEMPROYEKSIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI CHINA :
IMF memproyeksikan bahwa ekonomi China akan tumbuh 5,2% di tahun 2023 dan 4,5% di tahun 2024.

“Kami memproyeksikan pertumbuhan 5,2% untuk China di tahun 2023. Angka ini naik dari 3% tahun lalu,” kata Pierre-Olivier Gourinchas, direktur Departemen Riset IMF. Dalam sebuah konferensi pers hari Selasa mengenai laporan World Economic Outlook (WEO) terbaru.

Mengingat ukuran ekonomi China, itu akan menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan global di tahun mendatang, kata Gourinchas. Seraya menambahkan bahwa ini adalah “salah satu berita bagus untuk tahun 2023” bahwa ekonomi China mengalami pembukaan kembali yang cepat dengan pemulihan yang kuat.

“Ketika gelombang COVID-19 mereda (di China) pada Januari tahun ini, mobilitas menjadi normal, dan indikator ekonomi frekuensi tinggi. Seperti penjualan ritel dan pemesanan perjalanan, mulai meningkat,” kata IMF dalam laporan WEO.

“Pembukaan kembali dan pertumbuhan ekonominya kemungkinan akan menghasilkan limpahan positif. Dengan limpahan yang lebih besar untuk negara-negara dengan hubungan perdagangan yang lebih kuat dan ketergantungan pada pariwisata China,” tambahnya.

Menurut perkiraan IMF, ekonomi dunia akan tumbuh 2,8% pada tahun 2023, 0,1% lebih rendah dari perkiraan bulan Januari.

Sumber > IMF projects China’s economy