Tingkat pengangguran Inggris naik

Tingkat Pengangguran

ILO melaporkan bahwa tingkat pengangguran di Inggris naik secara tak terduga pada bulan Februari menjadi 3,8%, melebihi perkiraan sebelumnya yang mencapai 3,7%. Namun, perubahan jumlah pengajuan klaim di Inggris menunjukkan penurunan sebesar 28,2 ribu pada bulan Maret.

Tingkat pengangguran di Inggris memiliki pengaruh signifikan terhadap perekonomian Inggris secara keseluruhan. Tingkat pengangguran yang tinggi dapat menunjukkan bahwa ekonomi sedang mengalami kesulitan dan pertumbuhan ekonomi terhambat. Hal ini dapat mempengaruhi konsumsi dan investasi dalam perekonomian, sehingga dapat mengurangi permintaan dan memicu perlambatan ekonomi.

tingkat pengangguran yang rendah dapat mengindikasikan adanya pertumbuhan ekonomi yang baik, dan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan investor.

Sementara itu, upah di Inggris (tidak termasuk bonus) mengalami kenaikan tahun ke tahun sebesar 6,6% di bulan Februari. Melampaui perkiraan sebelumnya sebesar 6,2%. Namun, perubahan gaji di Inggris pada bulan Maret hanya sebesar 31 ribu dibandingkan dengan 98 ribu sebelumnya. Kemudian direvisi menjadi 39 ribu.

Tingkat ketidakaktifan ekonomi di Inggris menurun sebesar 0,4 poin persentase pada kuartal ini menjadi 21,1% pada periode Des-Feb. Namun, jumlah lowongan kerja di Inggris turun sebanyak 47.000 menjadi 1,105 juta dalam tiga bulan hingga Maret.

Perlu dicatat bahwa penurunan tingkat ketidakaktifan mencerminkan lebih sedikit siswa. Ketidakaktifan karena sakit naik ke rekor baru. Selain itu, perselisihan tenaga kerja di Inggris pada Februari 2023 menyebabkan 348.000 hari kerja hilang, naik dari 210.000 pada Januari 2023.

————-
(source : https://www.ons.gov.uk/employmentandlabourmarket/peopleinwork/employmentandemployeetypes/bulletins/uklabourmarket/april2023)