Reserve Bank of Australia (RBA) juga membuka peluang kenaikan AUD

Reserve Bank of Australia (RBA) juga membuka peluang kenaikan AUD

Setelah mengejutkan pasar global dengan kenaikan suku bunga 0,25%, Reserve Bank of Australia (RBA) juga membuka peluang kenaikan AUD/USD terus berlanjut.
—————-

  • Dewan memperkirakan bahwa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut mungkin diperlukan.
  • Dewan tetap teguh dalam tekadnya untuk mengembalikan inflasi ke target
  • Inflasi pada 7 persen masih terlalu tinggi dan akan membutuhkan waktu sebelum kembali ke kisaran target.
  • Pengetatan lebih lanjut akan tergantung pada bagaimana perekonomian dan inflasi berkembang.
  • Perkiraan sentral tetap bahwa dibutuhkan beberapa tahun sebelum inflasi kembali ke atas kisaran target.
  • Sumber ketidakpastian yang signifikan terus berlanjut pada prospek konsumsi rumah tangga.
  • Inflasi diperkirakan mencapai 4½ persen pada tahun 2023 dan 3 persen pada pertengahan tahun 2025.
  • Tingkat pengangguran diperkirakan akan meningkat secara bertahap menjadi sekitar 4,5 persen pada pertengahan 2025.
  • PDB diperkirakan akan meningkat sebesar 1,25% tahun ini dan sekitar 2% dari tahun ini hingga pertengahan 2025.
  • Data juga mengkonfirmasi bahwa pasar tenaga kerja tetap sangat ketat, dengan tingkat pengangguran berada pada level terendah dalam 50 tahun terakhir.
  • Jalan untuk mencapai soft landing masih sangat sempit.
  • Dewan tetap waspada terhadap risiko yang diharapkan akan terus berlanjut.
  • Inflasi yang tinggi berkontribusi pada kenaikan yang lebih besar pada harga dan upah.

Gubernur RBA, Philip Lowe, mencatat dalam siaran pers bahwa meskipun pemulihan ekonomi global terus berlanjut. Namun masih terjadi ketidakseimbangan antar wilayah dan negara. Di Australia, pemulihan ekonomi sudah berjalan dengan baik, terbukti dengan pertumbuhan lapangan kerja yang kuat, peningkatan belanja konsumen, dan pemulihan investasi bisnis.

Namun demikian, Gubernur Lowe juga mencatat bahwa inflasi masih berada di bawah target kisaran 2-3% RBA. Dan pertumbuhan upah masih lemah. Oleh karena itu, RBA mempertahankan pengaturan kebijakan moneter yang akomodatif saat ini untuk mendukung pemulihan ekonomi dan mencapai tujuan inflasi dan lapangan kerja dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Source ==>https://www.rba.gov.au/media-releases/2023/mr-23-10.html

More Info ==>Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia