Persediaan minyak mentah di Amerika Serikat turun

bahan bakar

persediaan minyak mentah di Amerika Serikat turun sebesar 1,3 juta barel pada minggu lalu. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan akan minyak mentah meningkat di AS, sehingga mengakibatkan penurunan persediaan.

Diperkirakan bahwa EIA akan melaporkan penurunan persediaan minyak mentah sebesar 1,280 juta barel untuk minggu yang berakhir pada tanggal 28 April, dibandingkan dengan penurunan sebesar 5,054 juta barel pada minggu sebelumnya.

Laporan EIA menunjukkan bahwa pemerintahan Biden telah melepaskan 1,3 juta barel minyak dari Cadangan Strategis Minyak, atau SPR, minggu lalu.

Penurunan persediaan minyak mentah bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Peningkatan permintaan akibat membaiknya aktivitas ekonomi. Kelanjutan pemangkasan produksi oleh negara-negara OPEC+, dan gangguan pasokan akibat bencana alam.

Untuk persediaan bensin, EIA melaporkan adanya peningkatan sebesar 1,743 juta barel. Analis sebelumnya memperkirakan EIA akan melaporkan penurunan sebesar 1,157 juta barel setelah penurunan sebesar 2,408 juta barel pada minggu yang berakhir pada tanggal 14 April. Bensin kendaraan bermotor adalah produk bahan bakar nomor satu di AS.

Sementara untuk stok distilat, EIA melaporkan penurunan sebesar 1,191 juta barel. Analis sebelumnya memperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 1,084 juta barel, dibandingkan dengan penurunan sebesar 0,576 juta barel pada minggu sebelumnya. Distilat diolah menjadi bahan bakar pemanas, diesel untuk truk, bus, kereta api, dan kapal, serta bahan bakar untuk pesawat jet.

Secara keseluruhan, angka persediaan ini dapat mempengaruhi harga crude oil dan produk olahan dalam jangka pendek. Karena memberikan wawasan tentang dinamika pasokan dan permintaan di pasar.

Sumber==>commodities-news/us-crude-inventories-down

..

Info Penting Jangan Sampai terlewat ==>Stok minyak mentah AS turun lagi